7 ASN Terjaring di Pos Cek Poin Perbatasan Kuansing, Ratusan Pengendara Langgar Protokol Kesehatan
Admin
Senin, 02 Nov 2020 14:25
TELUK KUANTAN - Pos perbatasan cek point di Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik resmi ditutup, Senin (2/11/2020).
Selama sepekan beroperasi, ada ratusan warga yang melanggar protokol kesehatan.
"Ada ratusan pelanggar protokol kesehatan," kata sekretaris Satpol PP Kuansing, Jevrian Aprialdy, Senin (2/11/2020).
Pos sendiri mulai beroperasi Selasa pekan lalu (27/10/2020) yang merupakan intruksi Gubri Syamsuar.
Pos sendiri terdiri dari berbagai instansi seperti Satpol PP, Dishub, Diskes, TNI dan Polri.
Gubri Syamsuar mengeluarkan surat edaran untuk pengaktifan posko kesehatan di perbatasan propinsi.
Kuansing sendiri berbatasan dengan Sumbar.
Pengaktifan posko ini kembali dilakukan untuk antisipasi cuti bersama yang akan dimulai Rabu (28/10/2020) sampai akhir pekan.
Ada kekhawatiran, libur panjang akan dipergunakan masyarakat untuk keluar masuk wilayah Riau, sehingga akan memunculkan klaster baru covid-19.
Awalnya, setiap warga yang akan melintasi perbatasan akan diminta surat rapid tes.
Namun di revisi menjadi hanya menetapkan protokol kesehatan.
Protokol kesehatan yang harus dipantau petugas yakni penggunaan masker.
Petugas juga akan mengukur suhu tubuh warga yang melintas.
Jevrian Aprialdy pelanggar protokol kesehatan bermacam-macam.
Ada juga warga setempat didominasi warga setempat.
"Ada juga warga yang mau ke kebun ngak pakai masker," terangnya.
Bila tidak menggunakan masker, maka petugas meminta warga tersebut kembali untuk mengambil masker.
Setelah itu bisa kembali lagi melintas.
Selain itu, ada juga ASN yang melintas untuk beberapa keperluan, seperti berlibur dan tugas dinas.
Namun tidak semua ASN Pemkab Kuansing.
Dari beberapa ASN tersebut, ada 7 ASN yang tidak membawa surat izin dari atasan.
Padahal di satu sisi, ASN dilarang bepergian keluar.
Bila bepergian, harus ada surat izin dari pimpinan.
“Ada 7 ASN yang enggak ada surat izin. 6 laki-laki, 2 perempuan. Kita minta putar arah,” katanya.