Selasa, 23 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Bekerja Tanpa Kontrak, 5 Nelayan Aceh Lompat ke Laut

Peristiwa,

Bekerja Tanpa Kontrak, 5 Nelayan Aceh Lompat ke Laut

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 25 Agu 2025 16:16
Berita satu.com
Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Alfarlaky menyambut lima nelayan di Aceh Timur yang sebelumnya lompat ke laut.
Lima nelayan asal Aceh yang sebelumnya dilaporkan hilang akhirnya ditemukan selamat. Mereka nekat melarikan diri dengan cara melompat ke laut di perairan Kepulauan Aru, Maluku, setelah mengalami perlakuan tidak manusiawi serta bekerja tanpa kontrak yang jelas.
Kelima nelayan tersebut tiba kembali di Aceh Timur pada Minggu (24/8/2025). Kedatangan mereka disambut haru oleh keluarga dan Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Alfarlaky.

Menurut Alfarlaky, para nelayan ini bekerja di kapal penangkap cumi tanpa mendapatkan hak sebagaimana mestinya.

“Para nelayan ini bekerja berbulan-bulan tanpa kontrak yang jelas, sehingga mereka memutuskan untuk melarikan diri dengan cara melompat ke laut,” kata Alfarlaky dalam keterangan tertulis, Senin (25/8/2025).

Peristiwa itu terjadi saat kapal mereka berada sekitar delapan mil dari pantai Kepulauan Aru. Dengan penuh risiko, para nelayan melompat ke laut dan berenang menuju daratan. Meski sempat terpisah di tengah laut, mereka akhirnya berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat dan ditampung sementara di rumah tokoh masyarakat bernama Rudi.

Upaya pencarian dan evakuasi dimulai setelah keluarga melaporkan kehilangan anggota keluarga kepada Bupati Aceh Timur. Salah satu nelayan sempat mengirimkan titik koordinat lokasi melalui WhatsApp, yang menjadi petunjuk penting dalam proses penyelamatan.

Kelima nelayan yang terdampar di Kepulauan Aru sejak 6 Agustus 2025 ini adalah Osama (23) dan Ahyatul Kamal (22) dari Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, serta Mohamad Azhar (22) dari Kecamatan Rantau Selamat, Aceh Timur. Kemudian, Abdul Asis (20) dan Ahmad Idrus (20) dari Kabupaten Aceh Tamiang.

Kasus ini menyoroti persoalan serius terkait praktik kerja paksa dan eksploitasi di sektor perikanan. Pemerintah daerah berkomitmen memberikan pendampingan hukum dan pemulihan bagi para korban.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Senin, 22 Jun 2026 16:29

    Jadwal Bola Malam Ini 22-23 Juni 2026: Argentina, Prancis, dan Senegal

    Jadwal bola malam ini, Senin (22/6/2026) hingga Selasa (23/6/2026) pagi WIB, menyajikan sejumlah pertandingan menarik pada lanjutan fase grup Piala Dunia 2026. Sejumlah tim unggulan dunia akan kembali

  • Senin, 22 Jun 2026 16:26

    Dahlan Iskan Tantang Bahlil Cabut Izin Tambang Batu Bara Pelanggar DMO

    JAKARTA - Ancaman pemadaman bergilir di Indonesia akibat menipisnya stok batu bara untuk pembangkit listrik mendapat sorotan tajam. Mantan Direktur Utama (Dirut) PLN sekaligus Menteri BUMN era SBY Dah

  • Senin, 22 Jun 2026 16:18

    Dedi Mulyadi Angkat Suara soal Pemadaman Listrik di Jabar: Bisa Menganggu Industri dan Produknya Gagal

    Sejumlah wilayah di Jawa Barat termasuk Bandung Raya mengalami pemadaman listrik PLN. Banyak warga yang mengeluh akibat pemadaman tersebut, karena telah menganggu aktivitas.Gubernur Jabar, Dedi Mulyad

  • Senin, 22 Jun 2026 15:36

    Aliansi Masyarakat Jakarta Gelar Aksi di Patung Kuda, Dukung MBG Dilanjutkan

    Jakarta-Massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Jakarta menggelar unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap keb

  • Senin, 22 Jun 2026 15:32

    Terpilih ke Istana Negara, Rizqy dan Arifa Jadi Wakil Riau di Paskibraka Nasional 2026

    PEKANBARU " Kabar membanggakan datang dari Provinsi Riau.Setelah melalui rangkaian seleksi dan verifikasi tingkat pusat yang berlangsung di Jakarta, dua pelajar terbaik Riau resmi terpilih sebagai C

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.