Peristiwa
Cerita Pemutilasi Mayat Dalam Koper yang Gelisah dan Emosi Usai Membunuh
Senin, 15 Apr 2019 09:47
Pria berinisial AS yang kini menjadi tersangka kasus pembunuhan Budi Hartanto (28) itu selalu berpindah tempat usai melakukan aksi sadisnya. Bahkan pria yang sehari-hari berjualan nasi goreng dan membuka warung kopi itu sempat membuat polisi kesulitan mencarinya.
Menurut sang ibu, AS masih berada di rumahnya di Desa Mangunan, Udanawu, Blitar hingga dua hari setelah memutilasi korban mayat dalam koper.
"Seingat saya itu dia bakar-bakar di depan rumah kan hari Rabu ya. Kamis Jumat itu masih di rumah, terus pergi tapi tidak tahu kemana," kata ibu tersangka, NG kepada detikcom usai dimintai keterangan di Mapolresta Blitar, Minggu (14/4).
NG menambahkan, AS kerap uring-uringan usai berbuat sadis warga Desa Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Anak pertama dari tiga bersaudara itu mendadak gampang emosi dan uring-uringan selama berada di rumah. Sang eksekutor kerap mengamuk sebelum akhirnya pergi tanpa pamit meninggalkan rumah.
Kasubdit Jatanras Polda Jatim AKBP Leonard Sinambela mengatakan tersangka AS diketahui meninggalkan Blitar Minggu (7/4). Atau empat hari setelah mayat dalam koper ditemukan di Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Blitar.
"Tanggal 7 April tersangka AS ini keluar meninggalkan Blitar. Sebelum itu, dia bolak-balik Blitar-Kediri. Setelah itu terus berpindah tempat, sampai akhirnya berhasil ditangkap di Jakarta," kata Leo kepada detikcom.
Selain NG, polisi juga memeriksa adik AS. Pemeriksaan dilakukan karena sang adik diduga mengetahui tindakan keji yang dilakukan AS.
Ibu dan adik AS diperiksa sebagai saksi. NG juga membenarkan jika AS selama ini lebih terbuka pada adik laki-lakinya itu. Adik AS sudah berkeluarga dan tinggal di Ringinrejo, Sambi, Kabupaten Kediri. Lokasinya tak jauh dari warung yang disewa AS, sekaligus tempat memutilasi Budi, mayat dalam koper.
"Iya mbak. Adiknya juga diperiksa polisi. Semoga tidak dipenjara ya mbak," tutur wanita berusia sekitar 55 tahun itu sambil menangis.
Rabu (3/4), warga Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Blitar digegerkan penemuan mayat dalam koper di bawah jembatan. Korban korban mutilasi lantaran dalam koper berwarna hitam tersebut tidak ditemukan bagian kepala korban.
Polda Metro Siapkan Pengamanan 47 Kegiatan di Jakarta dan Sekitarnya
Jakarta - Polda Metro Jaya mengamankan 47 kegiatan yang berlangsung di wilayah hukumnya hari ini. Kegiatan terdiri dari tiga penyampaian pendapat di muka umum dan 44 kegiatan masyarakat.Kabid Humas Po
Purbaya Janji Nggak Ada Kenaikan Pajak, tapi Kejar Penunggak
Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak akan menaikkan tarif pajak meski berupaya meningkatkan penerimaan negara. Langkah yang ditempuh adalah mengoptimalkan penagi
AXIS Nation Cup 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pembinaan Talenta Futsal Pelajar di 40 Kota
JAKARTA-PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui brand AXIS kembali menghadirkan AXIS Nation Cup (ANC) 2026, turnamen futsal antarpelajar jenjang SMA dan SMK yang memasuki tahun keempat peny
Mulai 3 Agustus, Ribuan UMKM Bisa Urus NIB hingga Sertifikat Halal Gratis di DPMPTSP Riau
PEKANBARU - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ingin mengurus legalitas usaha secara gratis diminta memastikan seluruh dokumen persyaratan telah lengkap sebelum mendatangi lokasi pela
Jenguk Pasien RSUD Dorak, Bupati Asmar Pastikan Mutu Layanan Meranti
MERANTI - Bupati Kepulauan Meranti Asmar mengunjungi tokoh masyarakat Katan beserta sejumlah warga yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dorak, Selatpanjang, Jumat (31/7/20