Sabtu, 09 Mei 2026
Diduga Terjatuh Bersama Motor, Pria 36 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Piamban
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 09 Mei 2026 16:29
KAMPAR KIRI HILIRâ€"Seorang pria bernama Jefri (36), warga Kelurahan Sungai Pagar, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar ditemukan meninggal dunia di Sungai Piamban, Jumat (8/5/2026) sore.
Polisi menduga korban terjatuh bersama sepeda motornya ke dalam sungai dan memastikan tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam kejadian tersebut.
Korban ditemukan warga dalam kondisi telungkup di sungai. Tidak jauh dari lokasi penemuan, terlihat sepeda motor milik korban dalam keadaan tumbang. Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S melalui Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Era Maifo membenarkan peristiwa tersebut.
“Benar, korban sebelumnya sudah tidak pulang selama sehari semalam dan ditemukan warga di dalam sungai dalam kondisi meninggal dunia. Hasil visum sementara juga tidak menemukan adanya unsur tindak pidana,” jelas AKP Era Maifo, Sabtu (9/5/2026).
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Novatus yang sedang berjalan kaki menuju bangunan yang tengah dikerjakan tukang. Saat melintas di sekitar Sungai Piamban, ia melihat sepeda motor tergeletak di dekat sungai dan sesosok mayat di dalam air.
“Melihat hal tersebut, saksi merasa ketakutan dan kembali ke rumah,” ujar Kapolsek.
Novatus kemudian menghubungi rekannya, Lalazatule, melalui telepon dan memberitahukan adanya mayat di Sungai Piamban. Mendapat informasi tersebut, Lalazatule bersama Ketua RT mendatangi lokasi kejadian sebelum akhirnya melaporkan peristiwa itu ke Polsek Kampar Kiri Hilir.
Setelah menerima laporan, Kapolsek bersama piket Pawas Ipda Afrizal dan personel Polsek Kampar Kiri Hilir langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan dan olah TKP.
“Selanjutnya anggota mengevakuasi korban dari dalam sungai untuk dibawa ke darat,” tambahnya.
Jenazah korban kemudian dibawa ke Puskesmas Sungai Pagar guna dilakukan visum luar. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selain itu, seluruh barang milik korban juga masih lengkap dan tidak ada yang hilang.
Dari keterangan keluarga, korban sebelumnya sempat meminta izin kepada istrinya untuk pergi minum tuak pada Kamis sore (7/5/2026). Namun hingga keesokan harinya korban tidak kunjung pulang.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.
“Pihak keluarga secara tegas menolak autopsi dengan alasan pertimbangan agama, adat istiadat, serta keinginan keluarga untuk segera melaksanakan proses pemakaman,” terang AKP Era Maifo.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, keterangan saksi dan keluarga, serta kondisi korban di lokasi kejadian, polisi tidak menemukan adanya unsur pidana. Korban diduga terjatuh bersama sepeda motornya ke dalam sungai hingga akhirnya meninggal dunia.
“Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman,” tutup AKP Era Maifo.(riaupos.jawapos).
Sumber: https://riaupos.jawapos.com/kampar/2605090024/diduga-terjatuh-bersama-motor-pria-36-tahun-ditemukan-tewas-di-sungai-piamban?page=2
komentar Pembaca