Minggu, 31 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Dua Nelayan Kepulauan Meranti yang Sempat Hilang Kontak Akhirnya Ditemukan, Begini Kondisinya

Dua Nelayan Kepulauan Meranti yang Sempat Hilang Kontak Akhirnya Ditemukan, Begini Kondisinya

Admin
Rabu, 29 Jun 2022 16:54
pekanbaru.tribunnews.com

KEPULAUAN MERANTI - Sempat hilang kontak saat melaut, dua nelayan hilang di Kepulauan Meranti, Riau akhirnya berhasil ditemukan pada Selasa (28/6/2022).

Dua nelayan di Kepulauan Meranti hilang kontak saat melaut di perairan Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau- Selat Malaka sejak Kamis (23/6/2022) lalu.


Kepala Desa Sungai Gayung Kiri Kecamatan Rangsang, Perdana Noriowati mengatakan 2 nelayan hilang di Kepulauan Meranti ditemukan oleh sesama nelayan yang kebetulan melintas di perairan Pulau Pambang, Bengkalis, Selasa petang.

"Alhamdulillah, dua melayan hilang di Kepulauan Meranti sudah ditemukan selamat. Korban sudah dievakuasi, saat ini masih dalam perjalanan pulang ke Rangsang," kata Perdana, Rabu (29/6/2022).

Ia mengatakan, dua nelayan hilang di Kepulauan Meranti itu diketemukan setelah dirinya mendapat kabar pesan teks dari seorang nelayan sekitar pukul 15.00 WIB.


Nelayan tersebut mengabarkan bahwa nelayan hilang di Kepuluan Meranti itu telah ditemukan dan sudah berada di kapalnya.

"Kabarnya (kapal pompong yang dikemudi) warga kita itu hanyut atau terseret hingga di perairan Pulau Pambang. Yang jelas nanti diinformasikan lagi kronologis kejadiannya," jelas dia.

Sementara itu, Kepala Pos SAR Tanjung Balai Karimun, Khairul Nazri yang sebelumnya melakukan pencarian bersama tim gabungan Polairud dan pihak lainnya, telah mendapatkan informasi terkait diketemukan dua nelayan hilang di Kepulauan Meranti tersebut.


"Info dari keluarga korban sudah di ketemukan, cuma kita lagi mendalami kebenarannya," ujar Khairul singkat.

Diberitakan sebelumnya, kapal pompong yang dikemudikan oleh dua nelayan Kepulauan Meranti, Riau diduga hilang kontak di perairan Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau - Selat Malaka.


Adapun nelayan yang juga ikut hilang dalam peristiwa itu adalah Sahrul (36) dan Mukhtar alis Atan Nogoh (60).

Keduanya merupakan warga Desa Sungai Gayung Kiri, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Menurut informasi yang disampaikan Kepala Desa Gayung Kiri, Perdana Noriowati, pompong tersebut diketahui bertolak dari Tanjung Balai Karimun menuju Desa Gayung Kiri, Kecamatan Rangsang sejak Kamis (23/6/2022) pukul 16.00 WIB.


Kapal berukuran 2 GT berjenis mesin dompeng itu mengangkut barang-barang berupa kasur dan tilam.

Namun hingga sampai saat ini, keberadaan kapal dan nelayan yang dimaksud belum juga ditemukan.

"Iya, benar dua warga kita di Desa Sungai Gayung Kiri, sampai saat ini belum ditemukan. Terakhir kontak masih di perairan Karimun dan Selat Malaka menuju Rangsang," ujar Perdana.

Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.