Kamis, 25 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Embun Beku Hiasi Semeru-Bromo, Suhu Dingin Jadi Daya Tarik Baru

Peristiwa,

Embun Beku Hiasi Semeru-Bromo, Suhu Dingin Jadi Daya Tarik Baru

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 28 Jul 2025 08:55
Berita satu.com
Penampakan area wisata Oro-oro Ombo jalur pendakian ke Gunung Semeru.
Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kembali menghadirkan fenomena alam tahunan yang unik dan ekstrem: embun beku atau dikenal sebagai embun upas. Selama Juli 2025, suhu di beberapa titik mencapai 0 derajat celsius. Suhu dingin itu mengubah embun di dedaunan, rerumputan, dan tanah menjadi lapisan es tipis yang memesona.

Fenomena ini terpantau di sejumlah destinasi favorit wisatawan, seperti Ranu Pani, Ranu Regulo, Ranu Kumbolo, savana Lembah Watangan, hingga Oro-oro Ombo. Bahkan laut pasir dan padang Pengol juga turut diselimuti embun es pada pagi hari akibat suhu yang sangat dingin.

Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS, Septi Eka Wardhani, menjelaskan, embun beku merupakan fenomena musiman yang biasa terjadi saat musim kemarau, terutama antara Juli hingga Agustus, ketika suhu kawasan pegunungan menurun drastis.

“Fenomena ini memang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Namun, penting untuk disadari bahwa suhu yang mencapai 0 derajat celsius membutuhkan persiapan fisik dan perlengkapan yang matang dari pengunjung,” ujar Septi, Jumat (27/7/2025).

TNBTS mengimbau para wisatawan yang ingin menikmati fenomena embun beku agar mengenakan pakaian hangat, membawa perlengkapan pendakian yang sesuai, serta menyesuaikan kebutuhan berdasarkan lokasi yang dikunjungi. Aktivitas berkemah di Ranu Kumbolo, pendakian ke puncak Semeru, hingga kunjungan ke Ranu Regulo tentu membutuhkan perlengkapan berbeda.

Selain menawarkan keindahan alam yang unik, suhu dingin ekstrem ini juga menjadi penanda awal musim kemarau di kawasan pegunungan Tengger-Semeru. Oleh karena itu, pengunjung juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan.

“Musim kemarau telah tiba. Selain menikmati keindahan alam, kita juga harus menjaga kelestarian lingkungan dan menghindari aktivitas yang bisa memicu kebakaran,” tambahnya.

Fenomena embun upas ini bukan hanya mempercantik lanskap TNBTS, tetapi juga memperkuat daya tarik wisata ekstrem berbasis alam yang makin digemari. Bagi wisatawan yang siap dengan perlengkapan dan semangat petualangan, menjelajahi Semeru-Bromo di tengah suhu ekstrem adalah pengalaman tak terlupakan.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 24 Jun 2026 18:35

    Dandim 1710/Mimika Ajak Warga Jaga Persaudaraan dalam Prosesi Perdamaian Perang Suku di Kwamki Narama

    Mimika-Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, hadir dan mengawal langsung prosesi perdamaian perang suku yang berlangsung di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Rabu (24/6/2026). Kehadiran Dandi

  • Rabu, 24 Jun 2026 17:36

    Kodim 1714/PJ dan Polri Berikan Dukungan Penuh Bersama Pemda Kab. Puncak Jaya Dalam Penyerahan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2024

    Puncak Jaya-Bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, telah dilaksanakan kegiatan Pembagian dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengang

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:41

    Berkacamata Hitam dan Masker, Aliansi Rakyat Sulsel Demo Dukung MBG Dilanjutkan

    Sejumlah emak-emak yang masuk dalam pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut berpartisipasi dalam aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Rakyat Sulsel untuk mendukung program Makanan Berg

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:29

    Duduk Perkara Warga di Labuhanbatu Utara Tewas Dianiaya Usai Dituding Curi Sawit

    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatra Utara mengungkap kronologi kematian Luis David Hutabarat (32), warga Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumut, yang diduga mengalami p

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:04

    Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp 131,5 Triliun

    Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mencatat telah menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 131,5 triliun melalui penanganan perkara tindak pidana khusus sepanjang periode 2020 hingga 2026.J

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.