Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Gasak Truck Muatan Sawit, Dua dari Enam Kawanan Rampok Bersenpi di Rohil ini Dibekuk

Peristiwa

Gasak Truck Muatan Sawit, Dua dari Enam Kawanan Rampok Bersenpi di Rohil ini Dibekuk

Laporan: Hendra Dedi Syahbudi
Selasa, 22 Nov 2016 15:20
Hendra Dedi Syahbudi
Tersangka saat diamankan polisi

UJUNGTANJUNG-Kawanan pelaku perampok bersenjata api terus menjadi ancaman bagi para pengendara truk muatan sawit. Hal ini dikarenakan dari berbagai kasus diketahui bahwa para pelaku selalu nengincar truk bermuatan sawit.

Berdasarkan data yang berhasil dirangkum di Mapolres Rokan Hilir, Senin (21/11) malam kemarin menyebutkgan, bahwa aksi para kawanan pelaku rampok bersenpi itu kembali beraksi dan membawa kabur satu unit truk bermuatan sawit sekitar 9,5 ton.

Aksi perampokan tersebut bermula pada Jumat (18/11) sekitar pukul 03.00 wib ketika satu truk colt diesel nopol BM 9246 PU muatan sawit yang dikemudikan oleh Indra Saputra (24) warga Dusun Sepakat RW 002 RT 006 kepenghuluan Sei Kubu Kecamatan Kubu bersama dua orang temannya,  yakni masing-masing Suhendra (25) warga Kepenghuluan Sei Segajah kecamatan Kubu dan Adlin (29) warga jalan Tanjung Leban RT 004 RW 001 Kepenghuluan Tanjung Leban kecamatan Kubu tengah melintas dijalan raya.

Dan setibanya diwilayah Balam KM 0, kecamatan Bangko Pusako tiba-tiba datang satu unit mobil Toyota Avanza warna hitam tanpa nopol yang menghentikan laju truk tersebut. Setelah truk berhenti, kemudian turun dari mobil 6 orang yang tidak dikenal.

Dan sesaat kemudian para pelaku mengancam ketiga korban dengan menggunakan senjata api. Karena takut,  selanjutnya ketiga korban hanya bisa pasrah.  Sejalan dengan itu kemudian para pelaku langsung mengikat ketiga korban dengan menggunakan lakban warna hitam dan taruh di bagian belakang mobil Avanza.

Setelah berhasil diamankan kemudian ketiga korban dibawa pergi menuju kearah Sintong kecamatan Tanah Putih. Sementara satu orang pelaku menjaga truk colt diesel yang dikemudikan korban.

Tidak lama kemudian datang lagi satu unit mobil colt diesel yang tidak diketahui identitasnya diduga telah dikendarai oleh salah seorang pelaku lainnya dan selanjutnya para pelaku langsung memindahkan buah sawit untuk menjadi dua mobil.

Setelah selesai pemindahan buah sawit datang lagi mobil Avanza warna hitam yang tadi membawa ketiga korban. Selanjutnya salah seorang pelaku yang semula mengendarai truk colt diesel itu naik ke mobil Avanza. Sementara kedua truk Colt Diesel yang sudah berisi sawit tadi pergi tidak tahu kemana.

Sementara itu mobil Avanza yang membawa ketiga korban ini tetap berputar-putar diseputaran Balam hingga sampainya malam hari ketiga korban di turunkan di Gang Janda tepatnya di sebuah gubuk. Herannya, selain meninggalkan ketiga korban para pelaku yang dalam keadaan terikat ini para pelaku juga turut meninggalkan mobil Avanza.

Sepeninggal para pelaku, selanjutnya ketiga korban berusaha untuk membebaskan diri. Dan setelah berhasil melepaskan diri,  kemudian ketiga korban melaporkan ke Pos Balam KM 8 kecamatan Bangko Pusako.

Mendapati laporan itu, kemudian tim opsnal Polsek Bangko Pusako langsung melakukan penyelidikan. Dan tidak lama kemudian didapakan informasi bahwa kendaraan Avanza yang digunakan oleh para kawanan pelaku ini mirip dengan mobil milik salah seorang oknum anggota Polri yang bernama Briptu CL.

Untuk memastikan informasi tersebut kemudian tim langsung mendatangi kediaman oknum Polri tersebut. Dan pada saat tim tiba dirumah terlihat bahwa oknum polisi tersebut sedang sibuk membersihkan mobil Avanza warna hitam dan memasang plat mobil.

Bahkan,  pada saat tim datang ada dua orang laki-laki yang berada didalam rumah langsung lari melalui pintu belakang. Untuk mengkomfirmasi tim kemudian mendatangkan korban ke TKP penemuan mobil tersebut.

Dan saat itu korban langsung membenarkan bahwa mobil Avanza yang berwarna hitam itu adalah mobil yang telah digunakan untuk menyandera dan membawa korban. Kemudian lakukan penggeledahan rumah dan menemukan dompet milik korban. Dan guna pengusutan lebih lanjut lagi, akhirnya mobil Avanza tersebut dibawa ke Mapolres Rokan Hilir.

Dengan ditemukannya mobil tersebut selanjutnya petugas kepolisian kembali melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku. Upaya ini pun mulai membuahkan hasil,  dimana pada Sabtu (19/11) sekitar pukul 19.30 wib tim opsnal kembali mendapatkan informasi bahwa orang yang diduga sebagai pelaku sedang berada di salah satu tempat didaerah Balam.

Upaya pengejaran pun kembali dilakukan,  dan ketika sampai disekitaran KM 21 Balam tim opsnal berhasil mengamankan seorang pelaku yang akhirnya diketahui bernama Jum.

Dan berdasarkan keterangannya itu kemudian tim opsnal kembali berhasil menangkap seorang pelaku lainnya yang mengaku bernama Rud.  Guna penyidikan lebih lanjut lagi kemudian terhadap kedua pelaku langsung digelandang ke Mapolres Rokan Hilir.

Kapolres Rokan Hilir, AKBP Henry Posma Lubis Sik MH yang dikonfirmasikan melalui Kasubag Humas, Aiptu Yusran Pangeran Chery kemarin membenarkan adanya penangkapan tersebut. " Sejauh ini masih dilakukan penyidikan dan akan dilakukan pengembangan lebih lanjut lagi, " jelasnya.

Dan ketika ditanya besaran kerugian akibat peristiwa tersebut, lebih jauh lagi dirinya menyebutkan ratusan juta.  " Kasus itu menimbulkan kerugian materil hilangnya mobil colt diesel senilai sekitar Rp 220 juta dan 9.5 ton sawit senilai lebih kurang Rp 17 juta," terangnya kembali. (ded)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.