Jumat, 15 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Gedung Tanpa Izin Biang Kerok Banjir di Kencana Loka BSD?

Peristiwa,

Gedung Tanpa Izin Biang Kerok Banjir di Kencana Loka BSD?

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 02 Agu 2025 11:40
Berita satu.com
Warga perumahan elit Kencana Loka BSD Sektor 12-1, Tangerang Selatan, dibuat resah akibat banjir parah. Ketinggian air dilaporkan mencapai hampir satu meter, dan sorotan publik pun mengarah pada pembangunan gedung serba guna (GSG) Shekinah Glory yang belum mengantongi izin resmi dari pemerintah kota.

Gedung milik Yayasan Shekinah Glory ini dibangun sejak 2023, meski belum mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan. Bahkan, bangunan tersebut sudah sempat disegel oleh satuan polisi pamong praja (Satpol PP). Namun, pembangunan tetap berlangsung, hingga akhirnya menimbulkan polemik.

Menurut Kepala Bidang Penyelenggaraan Bangunan Gedung Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Tangsel Deni Daniel, proyek ini masih dalam proses evaluasi administrasi dan teknis untuk pengajuan PBG. Ia menegaskan, pihak DCKTR telah memberi surat teguran agar semua aktivitas dihentikan sementara.

“Jika ada laporan masuk, langsung kami tindak lanjuti,” tegas Deni Daniel kepada wartawan, Sabtu (2/8/2025).

Ketua RW 06 Kencana Loka BSD, Ajid Bangun (55), menyatakan sejak berdiri puluhan tahun lalu, kawasan tersebut tidak pernah mengalami banjir separah ini. Ia menuding pembangunan gedung yang berada tepat di samping permukiman sebagai penyebab utama.

“Berpuluh-puluh tahun baru sekarang kami dikepung banjir yang begitu parah,” ujar Ajid.

Warga juga mengaku tidak pernah diajak musyawarah oleh pihak yayasan sebelum pembangunan dimulai. Selain banjir, kebisingan dari aktivitas proyek juga mengganggu kenyamanan warga.

Menanggapi keluhan warga, DCKTR Kota Tangsel melakukan inspeksi ulang ke lokasi. Tim pengawasan tidak hanya menilai legalitas, tetapi juga memeriksa dampak lingkungan, intensitas bangunan, dan kesesuaian lahan dengan rencana tata ruang kota.

“Pengawasan ini tidak hanya soal legalitas bangunan, tetapi juga menyangkut intensitas bangunan, dampak lingkungan, dan kesesuaian lahan,” tambahnya.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.