peristiwa
Heboh foto mesum LGBT di Medsos, pihak EO membantah
Sabtu, 27 Feb 2016 11:33
Foto lainnya yang tak kalah heboh ketika seorang pria beradegan oral seks terhadap teman laki-lakinya. Sontak saja foto tersebut menuai banyak kecaman. Netizen menilai games yang diadakan Bigeventorganizer tidak bermoral. Terlebih lagi saat ini, tengah ramai dibahas mengenai LGBT yang ditentang banyak pihak.
"Nggak punya moral. Game kayak gini nggak lucu sama sekali. Kalo
kalian LGBT jangan rusak anak sekolah kayak begini. Bikin game buat diri
kalian aja sendiri," tulis akun ade_meylie.
"Menjijikan
LGBT, saya gak benci orngnya tapi sy benci kelakuan LGBT. Stop LGBT,
mereka masih bisa normal," tulis akun wakdoyokid.
Menanggapi
beragam kritikan, pihak Big Event Organizer membantah adanya games
tersebut lewat akun Instagramnya. Mereka menyebut tidak pernah
mengadakan permainan seperti di foto-foto tersebut.
"Pertama-tama
mohon maaf atas ketidaknyamanan pihak-pihak yg menjadi ikut terlibat
dalam kondisi ini. Tapi ingin kami konfirmasi bahwa berita
tentang Games yg mengharuskan peserta menempelkan anggota tubuh bahkan
lidah, seperti di broadcast yang beredar, kami dari BIG Event Organizer
TIDAK pernah memainkan games seperti itu. Dan TIDAK pernah ada kejadian
sampai mic MC direbut dan acara dihentikan, seperti yg diberitakan dalam
broadcast tersebut. Sehingga mungkin EO yg dimaksud dalam broadcast
tersebut, bukanlah kami," tulisnya, seperti dikutip merdeka.com, Sabtu
(27/2).
Big Event Organizer juga menegaskan, jika dalam setiap
permainan yang diadakannya telah diketahui dan disetujui oleh peserta
bahkan orang tua. Selain itu, katanya, sebelum acara mereka mengadakan
meeting bersama pihak atau orang tua yang akan menyelenggarakan acara.
"Perihal
foto-foto games kami yang diperbincangkan, itu sama sekali tidak
seperti yang dibayangkan dan diberitakan. Kami selaku MC dan EO pasti
sebelumnya telah memberitahu soal detail rundown acara dan juga memberi
pilihan games yg dimainkan. Jadi semua acara dan games pasti sudah
diketahui, dipilih, dan disetujui oleh yg Sweet dan pihak orang tua pada
saat technical meeting. Jika ada orang tua / pihak yg tidak setuju,
maka kami pasti akan mengganti acara dan games tersebut," ungkapnya.
Big
Event Organizer meminta maaf kepada pihak yang dibuat resah dengan
beredarnya foto-foto yang dinilai tidak bermoral tersebut.
"Besar harapan kami, agar berita
tersebut tidak lagi beredar. Skali lagi kami ucapkan mohon maaf bagi
pihak-pihak yg terbawa dan juga para orang tua yang resah. Kami sedang
berusaha menelusuri dan akan memproses masalah ini, agar dapat diketahui
siapa yang menyebarkan berita yg meresahkan ini," pungkasnya. (merdeka.com)
One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung
JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci
Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat
PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad
KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun
JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum
Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026
JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,
Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau
PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani