Identitas Sesosok Mayat di Hutan Mangrove Meranti Terkuak, Warga Jadi Sedih Ingat Ayah Korban
Admin
Senin, 19 Okt 2020 13:19
MERANTI - Sesosok mayat pria ditemukan tergeletak di hutan Mangrove (Bakau,red), di Pelabuhan Sedulur Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebingtinggi, Kepulauan Meranti Minggu (18/10/2020) siang.
Korban ditemukan sekitar pukul 12.45 WIB di sebalah kanan pelabuhan sedulur desa banglas barat,
Penemuan mayat tersebut sontak membuat warga sekitar geger
Banyak warga kemudian datang ke sekitar lokasi untuk melihat penemuan mayat tersebut.
Mayat tersebut ditemukan menggunakan celana pendek, tidak menggunakan baju, serta menggunakan sepatu boat.
Saat di tempat penemuan mayat hadir Kapolsek Tebingtinggi Aguslan dan sejumlah personel lainnya.
Lokasi penemuan juga langsung dipasangi garis polisi.
Sekitar pukul 14.00 jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Kepulauan Meranti menggunakan ambulance.
Ketua RT 01 RW 02 Dusun Rintis Syarif saat ditemui di lokasi mengatakan bahwa korban bernama Irazi berumur 34 tahun.
Korban tersebut merupakan anak dari orangtuanya bernama M. Nur.
Dirinya mengatakan pekerjaan sehari-hari almarhum yaitu menjaga galangan kapal di sekitar pelabuhan Sedulur.
"Itu pekerjaannya setiap hari, setiap hari menunggu di galangan kapal," ujar Syarif.
Korban juga dikatakannya masih berstatus lajang dan tinggal bersama dengan sang ayah.
"Jadi cukup sedih karena kejadian ini, karena almarhum yang membiayai bapaknya sekarang sehari-hari, dan mereka tinggal berdua. Ibunya sudah tidak ada, dan meninggal beberapa bulan kemarin," tuturnya.
Dijelaskan Syarif saat siang hari sekitar pukul 11.00 WIB alamarhum sempat pulang ke rumah untuk mengantar ikan tangkapannya dan mengeluhkan sakit kepala.
Namun dirinya kemudian tetap pergi dari rumah menuju galangan tempatnya bekerja.
Syarif mengatakan dari pihak keluarga selama ini tidak tahu ada riwayat sakit pada korban.
"Kita juga gak nyangka hal seperti ini bisa terjadi, kita hanya bisa mendoakan yang terbaik bagi alamarhum dan keluarga," tuturnya.
Dari pantauan Tribun saat berada di RSUD, jenazah langsung dipulangkan sekitar pukul 15.30 WIB kepada keluarganya.
Dari keterangan Kepala Desa Banglas Barat Asmawi korban langsung dipulangkan kepada keluarga karena setelah dilakukan pemeriksaan fisik pada korban tidak ditemukan tanda kekerasan.
"Tadi sudah dibersihkan (jenazah) dan tidak ada tanda kekerasan, sehingga langsung dipulangkan kepada keluarga," ujarnya
Dirinya juga mengatakan bahwa pihak keluarga almarhum juga sudah mendapatkan keterangan dari pihak kepolisian dan sudah iklhas tidak dilakukan otopsi.
"Jadi sekarang sudah dipulangkan, tadi pihak rumah sakit dan polisi juga sudah menyampaikan bahwa tidak ada kekerasan di badannya. Keluarga juga sudah ikhlas dan akan langsung dimakamkan hari ini." Pungkas Asmawi.
Sementara itu hingga saat ini belum diketahui dengan pasti penyebab dari kematian Irazi.
Kapolsek Tebingtinggi Iptu Aguslan saat dikonfirmasi mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih mengumpulkan bukti dan keterangan dari para saksi.