Peristiwa
Jalan Lingkar Barat Duri Belum Difungsikan, Warga Desak Pengalihan Arus Truk Besar
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 28 Jan 2026 16:11
PEKANBARU â€" Jalan Lingkar Barat Duri hingga kini belum juga difungsikan secara maksimal, meski secara fisik telah tembus dan dapat dilalui kendaraan. Akibatnya, arus lalu lintas kendaraan berat seperti truk dan bus besar masih melintasi jalan kota, memicu kemacetan serta tingginya angka kecelakaan lalu lintas.
Kondisi tersebut disampaikan Anggota DPRD Riau Daerah Pemilihan Bengkalis, Dumai, dan Kepulauan Meranti, Khairul Umam, yang juga berdomisili di kawasan Jalan Lingkar Barat Duri. Ia mengaku setiap hari menyaksikan langsung dampak belum difungsikannya jalan tersebut.
Jalan Lingkar Barat Duri ini memang sampai sekarang belum difungsikan, padahal sudah tembus dan bisa dilewati. Sejak saya jadi Ketua DPRD Bengkalis dulu, bahkan sebelumnya, proyek ini sudah ada,” ujar Khairul Umam, Rabu (28/1/2026).
Ia menjelaskan, proyek jalan tersebut sebelumnya sempat terkendala karena masuk kawasan hutan lindung. Namun menurutnya, saat ini pekerjaan fisik jalan telah diselesaikan.
Memang dulu terkendala hutan lindung, tapi kalau sekarang kan sudah dikerjakan. Cuma mohon maaf, saya juga belum tahu status terakhirnya. Yang jelas jalannya sudah tembus,” katanya.
Akibat belum difungsikannya Jalan Lingkar Barat, kendaraan berat hingga kini masih melintas di pusat Kota Duri. Hal ini, kata Khairul Umam, kerap dikeluhkan masyarakat, terutama saat dirinya melaksanakan agenda reses.
“Sekarang truk-truk dan bus besar masih lewat di kota. Waktu reses, banyak masyarakat yang benar-benar minta supaya arus kendaraan besar ini dialihkan,” ungkapnya.
Ia berharap pemerintah dan pihak berwenang segera mengambil langkah konkret, termasuk kemungkinan menjadikan Jalan Lingkar Barat sebagai jalan nasional.
“Mungkin kita minta kepada yang berwenang untuk segera memfungsikan jalan ini. Kalau bisa dijadikan jalan nasional, maka jalan nasional yang sekarang bisa menjadi jalan kabupaten atau jalan kota,” jelasnya.
Saat ini, Jalan Lingkar Barat Duri justru lebih banyak dimanfaatkan warga untuk aktivitas santai dan wisata lokal.
“Sekarang malah dimanfaatkan untuk jalan-jalan sore, menayang-layang, jadi tempat wisata orang Duri,” tambahnya.
Terkait panjang jalan, Khairul Umam memperkirakan ruas Jalan Lingkar Barat membentang dari sekitar Kilometer 10 atau 11 di kawasan Kulim, Kecamatan Bathin Solapan, hingga Balai Raja Sungai.
Panjangnya lumayan. Dan itu sudah tembus, sudah bisa dilewati,” katanya.
Menurutnya, keberadaan jalan lingkar tersebut sangat mendesak untuk segera difungsikan karena mampu mengurai kemacetan sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas yang selama ini kerap terjadi di jalan kota.
“Ini sangat urgent. Selain mengurai kemacetan, yang paling penting adalah mengurangi kecelakaan. Di jalan kota, terutama di Jalan Hang Tuah, sudah banyak korban,” tegasnya.
Ia juga menyoroti sejumlah titik rawan kecelakaan yang telah memakan korban jiwa.
Di depan Hotel Grand Zuri saja setahu saya sudah tiga orang meninggal dunia karena tabrakan. Di Simpang Drolga juga sudah banyak. Kalau dikumpulkan, korban akibat lalu lintas kendaraan besar itu sudah puluhan,” pungkasnya. (grc)
Peristiwa
Bhabinkamtibmas Tuding Penjual Es Pakai Bahan Spons Diperiksa Propam, Terancam Sanksi
JAKARTA - Anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa Aiptu Ikhwan Mulyadi sempat menuding seorang pedagang es jadul di Kemayoran memakai bahan spons. Anggota Bhabinkamtibmas itu diperiksa Bidpropa
Pria Kejar Jambret Jadi Tersangka, Komisi III Sebut Kapolres Sleman Tak Tahu Pasal 34 KUHP
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI, Safaruddin, mencecar Kapolres Sleman, Kombes Edy Setyanto, terkait kasus pria asal Sleman, Hogi Minaya yang menjadi tersangka setelah mengejar pejambret. Purnawira
MKG Prediksi Hujan Lebat hingga Februari, Waspada Banjir dan Longsor
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim hujan di indonesia masih akan berlangsung hingga Februari 2026, sementara puncak musim kemarau diperkirakan terj
Bersama Kodam XIX/TT, PWI Riau Dorong Profesionalitas untuk Jaga Stabilitas dan Keutuhan NKRI
PEKANBARU â€" Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau menekankan pentingnya sinergitas antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan wartawan dalam hal penyampaian informasi.Hal ini diutarak
Harimau Sumatera Kembali Dekati Permukiman Warga Teluk Meranti Pelalawan, BBKSDA Riau Turunkan Tim
PANGKALAN KERINCIâ€" Warga Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, kembali dikejutkan dengan kemunculan Harimau Sumatera di pemukiman mereka. Kabar kemunculan kembali si raja hu