Selasa, 21 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Jalan Lingkar Barat Duri Belum Difungsikan, Warga Desak Pengalihan Arus Truk Besar

Peristiwa

Jalan Lingkar Barat Duri Belum Difungsikan, Warga Desak Pengalihan Arus Truk Besar

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 28 Jan 2026 16:11

PEKANBARU " Jalan Lingkar Barat Duri hingga kini belum juga difungsikan secara maksimal, meski secara fisik telah tembus dan dapat dilalui kendaraan. Akibatnya, arus lalu lintas kendaraan berat seperti truk dan bus besar masih melintasi jalan kota, memicu kemacetan serta tingginya angka kecelakaan lalu lintas.


Kondisi tersebut disampaikan Anggota DPRD Riau Daerah Pemilihan Bengkalis, Dumai, dan Kepulauan Meranti, Khairul Umam, yang juga berdomisili di kawasan Jalan Lingkar Barat Duri. Ia mengaku setiap hari menyaksikan langsung dampak belum difungsikannya jalan tersebut.

Jalan Lingkar Barat Duri ini memang sampai sekarang belum difungsikan, padahal sudah tembus dan bisa dilewati. Sejak saya jadi Ketua DPRD Bengkalis dulu, bahkan sebelumnya, proyek ini sudah ada,” ujar Khairul Umam, Rabu (28/1/2026).

Ia menjelaskan, proyek jalan tersebut sebelumnya sempat terkendala karena masuk kawasan hutan lindung. Namun menurutnya, saat ini pekerjaan fisik jalan telah diselesaikan.

Memang dulu terkendala hutan lindung, tapi kalau sekarang kan sudah dikerjakan. Cuma mohon maaf, saya juga belum tahu status terakhirnya. Yang jelas jalannya sudah tembus,” katanya.

Akibat belum difungsikannya Jalan Lingkar Barat, kendaraan berat hingga kini masih melintas di pusat Kota Duri. Hal ini, kata Khairul Umam, kerap dikeluhkan masyarakat, terutama saat dirinya melaksanakan agenda reses.

“Sekarang truk-truk dan bus besar masih lewat di kota. Waktu reses, banyak masyarakat yang benar-benar minta supaya arus kendaraan besar ini dialihkan,” ungkapnya.

Ia berharap pemerintah dan pihak berwenang segera mengambil langkah konkret, termasuk kemungkinan menjadikan Jalan Lingkar Barat sebagai jalan nasional.

“Mungkin kita minta kepada yang berwenang untuk segera memfungsikan jalan ini. Kalau bisa dijadikan jalan nasional, maka jalan nasional yang sekarang bisa menjadi jalan kabupaten atau jalan kota,” jelasnya.

Saat ini, Jalan Lingkar Barat Duri justru lebih banyak dimanfaatkan warga untuk aktivitas santai dan wisata lokal.

“Sekarang malah dimanfaatkan untuk jalan-jalan sore, menayang-layang, jadi tempat wisata orang Duri,” tambahnya.

Terkait panjang jalan, Khairul Umam memperkirakan ruas Jalan Lingkar Barat membentang dari sekitar Kilometer 10 atau 11 di kawasan Kulim, Kecamatan Bathin Solapan, hingga Balai Raja Sungai.

Panjangnya lumayan. Dan itu sudah tembus, sudah bisa dilewati,” katanya.

Menurutnya, keberadaan jalan lingkar tersebut sangat mendesak untuk segera difungsikan karena mampu mengurai kemacetan sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas yang selama ini kerap terjadi di jalan kota.

“Ini sangat urgent. Selain mengurai kemacetan, yang paling penting adalah mengurangi kecelakaan. Di jalan kota, terutama di Jalan Hang Tuah, sudah banyak korban,” tegasnya.

Ia juga menyoroti sejumlah titik rawan kecelakaan yang telah memakan korban jiwa.

Di depan Hotel Grand Zuri saja setahu saya sudah tiga orang meninggal dunia karena tabrakan. Di Simpang Drolga juga sudah banyak. Kalau dikumpulkan, korban akibat lalu lintas kendaraan besar itu sudah puluhan,” pungkasnya. (grc)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.