JAKARTA - Mantan Kabareskrim Polri Komjen (Purn) Susno Duadji meminta penyidik Polda Metro Jaya untuk mencari ahli atau pakar agama terkait laporan terhadap komika Pandji Pragiwaksono atas materi Mens Rea.
Hal itu disampaikan Susno dalam program Rakyat Bersuara di iNews TV bertajuk "Mens Rea Pandji, Lawakan atau Penghinaan", Selasa (27/1/2026).
"Masalah agama ini peringatan saya di junior Polri, tadi katanya menistakan agama. Terkait kalimat sholat itu harus cari pakar agama," kata Susno.
Menurut Susno, ahli agama tersebut harus bisa membuktikan apakah pernyataan Pandji khususnya pada materi yang menyinggung sholat itu merupakan penghinaan, penistaan atau tidak.
"Apakah betul kalimat itu penghinaan apakah itu bukan penghinaan tapi ibaratkan, analogikan. Tapi apabila itu sudah tertuju sholat safar, nah itu kemudian dikaitkan," ujar Susno.
Menurut Susno, dalam hal ini polisi jangan hanya mengambil kesimpulan dari sosok pelapor. Pasalnya, memang harus sosok yang paham dengan agama.
"Artinya begini nafsirkan jangan yang melapor. Cari ahli agama lain biar, enggak jeruk makan jeruk," tutur Susno.
Sebelumnya, Pandji Pragiwaksono resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik buntut materi stand up comedy yang ia bawakan dalam acara Mens Rea. Ia dilaporkan oleh berbagai macam pihak dan elemen masyarakat.
Polda Metro pun merespons laporan polisi tersebut. Sejumlah saksi dan ahli bahkan pelapor hingga terlapor direncanakan bakal dipanggil untuk diperiksa.
Hal itu disampaikan Susno dalam program Rakyat Bersuara di iNews TV bertajuk "Mens Rea Pandji, Lawakan atau Penghinaan", Selasa (27/1/2026).
"Masalah agama ini peringatan saya di junior Polri, tadi katanya menistakan agama. Terkait kalimat sholat itu harus cari pakar agama," kata Susno.
Menurut Susno, ahli agama tersebut harus bisa membuktikan apakah pernyataan Pandji khususnya pada materi yang menyinggung sholat itu merupakan penghinaan, penistaan atau tidak.
"Apakah betul kalimat itu penghinaan apakah itu bukan penghinaan tapi ibaratkan, analogikan. Tapi apabila itu sudah tertuju sholat safar, nah itu kemudian dikaitkan," ujar Susno.
Menurut Susno, dalam hal ini polisi jangan hanya mengambil kesimpulan dari sosok pelapor. Pasalnya, memang harus sosok yang paham dengan agama.
"Artinya begini nafsirkan jangan yang melapor. Cari ahli agama lain biar, enggak jeruk makan jeruk," tutur Susno.
Sebelumnya, Pandji Pragiwaksono resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik buntut materi stand up comedy yang ia bawakan dalam acara Mens Rea. Ia dilaporkan oleh berbagai macam pihak dan elemen masyarakat.
Polda Metro pun merespons laporan polisi tersebut. Sejumlah saksi dan ahli bahkan pelapor hingga terlapor direncanakan bakal dipanggil untuk diperiksa.
Hal itu disampaikan Susno dalam program Rakyat Bersuara di iNews TV bertajuk "Mens Rea Pandji, Lawakan atau Penghinaan", Selasa (27/1/2026).
"Masalah agama ini peringatan saya di junior Polri, tadi katanya menistakan agama. Terkait kalimat sholat itu harus cari pakar agama," kata Susno.
Menurut Susno, ahli agama tersebut harus bisa membuktikan apakah pernyataan Pandji khususnya pada materi yang menyinggung sholat itu merupakan penghinaan, penistaan atau tidak.
"Apakah betul kalimat itu penghinaan apakah itu bukan penghinaan tapi ibaratkan, analogikan. Tapi apabila itu sudah tertuju sholat safar, nah itu kemudian dikaitkan," ujar Susno.
Menurut Susno, dalam hal ini polisi jangan hanya mengambil kesimpulan dari sosok pelapor. Pasalnya, memang harus sosok yang paham dengan agama.
"Artinya begini nafsirkan jangan yang melapor. Cari ahli agama lain biar, enggak jeruk makan jeruk," tutur Susno.
Sebelumnya, Pandji Pragiwaksono resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik buntut materi stand up comedy yang ia bawakan dalam acara Mens Rea. Ia dilaporkan oleh berbagai macam pihak dan elemen masyarakat.
Polda Metro pun merespons laporan polisi tersebut. Sejumlah saksi dan ahli bahkan pelapor hingga terlapor direncanakan bakal dipanggil untuk diperiksa.(okezone.news)
Berita