Kamis, 29 Jan 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Proyek E-Katalog Lampung Tengah Dikondisikan, KPK Periksa Manager PT Enseval Putera Megatrading

Pemerintahan

Proyek E-Katalog Lampung Tengah Dikondisikan, KPK Periksa Manager PT Enseval Putera Megatrading

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 28 Jan 2026 15:56

JAKARTA â€" Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menguliti praktik lancung dalam pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. Terbaru, penyidik mulai menyasar sektor distribusi alat kesehatan dengan memanggil pihak swasta guna membongkar kotak pandora suap yang melibatkan lingkaran dalam bupati.

Jurubicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi pemanggilan Area Business Manager PT Enseval Putera Megatrading cabang Lampung, Satria Negara Demokrat. Pemeriksaan saksi ini dilakukan untuk memperkuat bukti keterlibatan korporasi dalam pusaran proyek yang telah menjerat bupati terpilih sebagai tersangka.


"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK atas nama SND, Area Business Manager PT Enseval Putera Megatrading Cabang Lampung," ujarnya, Rabu (28/1/2026).

Skandal ini membongkar pola nepotisme akut pasca-pelantikan Bupati Lampung Tengah terpilih periode 2025â€"2030, Ardito Wijaya. Alih-alih menjalankan roda pemerintahan demi rakyat, Ardito diduga langsung mengerahkan "tim khusus" yang terdiri dari keluarga dan kerabat politiknya untuk mengatur pemenang proyek melalui skema penunjukan langsung di e-katalog.
Dalam menjalankan aksinya, adik kandung bupati, Ranu Hari Prasetyo, bersama Plt Kepala Bapenda, Anton Wibowo, dan Anggota DPRD, Riki Hendra Saputra, disinyalir menjadi operator lapangan. Mereka bertugas menekan para Kepala SKPD agar memenangkan vendor yang telah ditentukan, termasuk PT Elkaka Mandiri milik Mohamad Lukman Sjamsuri.

Hingga saat ini, penyidik mengendus aliran dana haram sebesar Rp5,75 miliar yang mengalir ke kantong Ardito. Mirisnya, uang yang berasal dari fee proyek umum dan alat kesehatan tersebut diduga kuat digunakan untuk melunasi pinjaman bank yang digunakan sebagai modal kampanye pada tahun 2024 lalu.

Rinciannya, sebesar Rp5,25 miliar dikumpulkan dari berbagai proyek sepanjang Februari hingga November 2025. Sementara Rp500 juta sisanya merupakan upeti dari pengkondisian tiga paket proyek alat kesehatan senilai Rp3,15 miliar. Kini, KPK tengah mendalami sejauh mana keterlibatan perusahaan distribusi besar dalam memuluskan pengadaan yang telah dirancang untuk memenangkan kelompok tertentu tersebut.(grc)
Pemerintahan
Berita Terkait
  • Rabu, 28 Jan 2026 16:42

    DPRD Kuansing Sahkan Perda Masyarakat Hukum Adat

    TELUKKUANTAN â€" Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) resmi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Masyarakat Hukum Adat (MHA) menjadi Peratur

  • Rabu, 28 Jan 2026 14:13

    Peraturan Baru KPK Terbit, Simak Perubahan Nilai Laporan Gratifikasi Bagi Pegawai Negeri

    JAKARTA â€" Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi merombak aturan terkait pelaporan gratifikasi bagi penyelenggara negara. Melalui Peraturan KPK Nomor 1 Tahun 2026, lembaga antirasuah ini mengubah

  • Rabu, 28 Jan 2026 14:02

    Kesal Wewenang di-Bypass Erick Thohir, Ahok Pilih Mundur dari Pertamina

    JAKARTA â€" Mantan Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, membongkar ketegangan internal yang terjadi antara dirinya dengan Menteri BUMN saat itu, Erick Thohir. Dalam kesaksi

  • Rabu, 28 Jan 2026 13:36

    Ahok ke Jaksa: Banyak yang Bisa Ditangkap di Indonesia Kalau Bapak Mau

    JAKARTA â€" Mantan Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, melontarkan pernyataan menohok saat bersaksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah. Di ha

  • Rabu, 28 Jan 2026 13:31

    Israel Blokade Jurnalis Asing Masuk Gaza, Upaya Tutupi Fakta Perang?

    TEL AVIV â€" Pemerintah Israel kembali menegaskan penolakannya untuk mengizinkan jurnalis asing memasuki wilayah Gaza. Kebijakan ini tetap diberlakukan meskipun perbatasan Rafah yang menghubungkan Mes

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.