Peristiwa
Jelang Nyepi, 433 Liter Miras Ilegal di Denpasar Dimusnahkan
Rabu, 06 Mar 2019 10:33
Razia itu digelar sejak Jumat (1/3) hingga Selasa (5/3) lalu. Dari 23 toko total miras yang disita untuk dimusnahkan mencapai 433,3 liter arak.
"Dengan kita mengamankan ini, kita berhasil menyelamatkan 2000 orang dari bahaya alkohol," kata Kapolresta Denpasar Kombes Ruddi Setiawan di kantornya, Jl Gunung Sanghyang, Denpasar, Bali, Rabu (6/3/2019).
Dari 23 toko di kawasan Denpasar dan Kuta, 17 pemilil toko menjalani pembinaan. Sementara 6 pemilik toko lainnya masuk dalam proses penyidikan.
Ruddi menambahkan kegiatan pemusnahan miras ini bertujuan untuk mendukung kekhidmatan Hari Raya Nyepi. Dia juga menjaga ketertiban pawai ogoh-ogoh yang dilangsungkan nanti malam.
Pemkab Meranti Kucurkan Santunan BPJS Rp52 Juta bagi Pekerja Rentan
SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti membuktikan kepedulian nyata kepada keluarga pekerja rentan dengan menyerahkan santunan kematian BPJS Ketenagakerjaan senilai total Rp52 juta. Ban
Gugat Status Tersangka, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ajukan Praperadilan
JAKARTA - Mantan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah resmi menempuh jalur praperadilan untuk menguji keabsahan statusnya sebagai tersangka dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPP
Tekan Kasus TBC Nasional, Wamenkes Salurkan Alat Rontgen ke Riau
PEKANBARU-Pemerintah pusat menargetkan penurunan penyebaran Tuberkulosis (TBC) secara terukur dalam tiga tahun ke depan. Sebagai langkah konkret, Kementerian Kesehatan mulai mendistribusikan bantuan a
Rohil Berstatus KLB Malaria dengan 2.355 Kasus, Wabup Jhony Charles Pimpin Satgas
BAGANSIAPIAPI - Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) resmi berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) menyusul lonjakan signifikan penderita demam malaria yang mencapai 2.355 kasus hingga Selasa (4/8/2026). Angka i
Tuding AS dan Israel di Balik Krisis Imigran Spanyol, Iran Sebut Ada Strategi Hukuman
JAKARTA - Iran menuding Amerika Serikat dan Israel sebagai dalang di balik krisis perbatasan yang sedang melanda Ceuta, Spanyol. Teheran menyebut gelombang kedatangan puluhan ribu imigran dari Maroko