Minggu, 31 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Karhutla Awal Tahun Hanguskan Belasan Hektar di Meranti, BPBD Perketat Kesiapsiagaan

Peristiwa

Karhutla Awal Tahun Hanguskan Belasan Hektar di Meranti, BPBD Perketat Kesiapsiagaan

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 16 Feb 2026 08:28
(FotoGoriau.com)
SELATPANJANG â€" Memasuki awal tahun 2026, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Hingga pertengahan Februari, total luas lahan yang terbakar tercatat mencapai 19,9 hektare dan tersebar di sejumlah kecamatan.

Meski sebagian besar titik api telah berhasil dikendalikan, potensi kebakaran susulan masih menjadi perhatian serius. Cuaca panas dan angin kencang dinilai dapat mempercepat penyebaran api jika tidak segera diantisipasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Meranti, M. Khardafi, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ardath SIP, menyampaikan bahwa sejauh ini penanganan kebakaran masih mampu dilakukan di tingkat desa bersama masyarakat.

"Untuk saat ini api masih dapat dikendalikan oleh pihak desa dan masyarakat, sehingga belum menimbulkan dampak yang lebih luas," ujar Ardath kepada GoRiau.com, Minggu (15/2/2026).

Ia menegaskan, meski kondisi relatif terkendali, BPBD tetap meningkatkan koordinasi hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat upaya pencegahan serta mempercepat respons apabila muncul titik api baru.

Ardath juga kembali mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta tidak membuang puntung rokok sembarangan di kawasan hutan maupun lahan kering. Imbauan tersebut telah disampaikan secara berjenjang kepada pemerintah kecamatan dan desa.

"Peran masyarakat sangat menentukan. Jika ada tanda-tanda kebakaran segera laporkan agar bisa cepat ditangani. Pencegahan jauh lebih penting daripada pemadaman," tegasnya.

Secara rinci, dijelaskan Ardath, kebakaran tercatat terjadi di sejumlah wilayah. Di Kecamatan Rangsang, api membakar lahan di Desa Tanjung Bakau seluas 1 hektare, Desa Tanjung Gemuk 1 hektare, Teluk Samak 1 hektare, dan Gemala Sari 1 hektare.

"Sementara itu, di Desa Kedabu Rapat total luas lahan yang terbakar tercatat mencapai 1 hektare. Di Kecamatan Rangsang Pesisir, kebakaran juga terjadi di Desa Tanah Merah seluas 0,2 hektare dan Desa Tenggayun Raya menjadi yang terluas dengan 7 hektare," jelasnya.

Di Kecamatan Pulau Merbau, lanjut Ardath, lahan terbakar tercatat di Desa Renak Dungun seluas 1 hektare, dan Desa Mengkopot Kemanatan Tasik Putripuyu seluas 2 hektar. Sedangkan di Kecamatan Tebingtinggi, api melanda Desa Alahair Timur, Jalan Perumbi Gang Hidayah seluas 0,5 hektare dan Kelurahan Selatpanjang Timur, Jalan Pramuka seluas 0,2 hektare.

"Kebakaran juga terjadi di Desa Mekarsari, Kecamatan Merbau seluas 1 hektare serta di Desa Insit, Kecamatan Tebingtinggi Barat seluas 2 hektare. Tim gabungan sempat berjibaku melakukan pemadaman di Desa Insit pada Sabtu (14/2/2026). Api berhasil dipadamkan, dan proses pendinginan masih terus berlangsung untuk memastikan tidak ada bara tersisa," ungkapnya.

Dibeberkan Ardath, upaya pemadaman paling intens berlangsung di Desa Tenggayun Raya, Kecamatan Rangsang Pesisir. Di lokasi tersebut, tim gabungan harus bekerja selama tujuh hari, sejak 30 Januari hingga 5 Februari 2026, sebelum api benar-benar padam.

"Peristiwa ini menjadi peringatan dini bagi seluruh elemen masyarakat bahwa musim panas berpotensi meningkatkan risiko kebakaran. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama agar karhutla tidak kembali meluas di Kabupaten Kepulauan Meranti," pungkasnya. (Grc)
Sumber: GoRiau.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.