Jumat, 29 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Keluarga Pengemudi Ojol yang Tewas Ditabrak Barakuda Brimob Minta Keadilan

Peristiwa,

Keluarga Pengemudi Ojol yang Tewas Ditabrak Barakuda Brimob Minta Keadilan

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 29 Agu 2025 08:35
cakaplah.com
Keluarga korban pengemudi ojek online (ojol) yang tewas ditabrak kendaraan barakuda Brimob meminta kasus ini diusut secara adil dan transparan.

Hal itu disampaikan Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) M Choirul Anam saat mendatangi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Jumat (29/8/2025) dini hari, untuk menemui keluarga driver ojek online (ojol) yang tewas terlindas kendaraan barakuda Brimob.

"Mereka menyampaikan pesan bagaimana proses keadilan ini bisa maksimal," ujarnya.

Anam juga menilai pertemuan langsung antara keluarga korban, pimpinan Polri, dan perangkat lingkungan merupakan langkah baik untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus membangun komitmen penyelesaian.

"Peristiwa ini harus jadi pelajaran bagi polisi agar menahan emosi dan tidak melakukan kekerasan. Kami juga mengingatkan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai," ucap Anam.

Sebelumnya, Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri mengamankan tujuh anggota Brimob terkait tabrak lari pengemudi ojek online (ojol) oleh kendaraan taktis barakuda saat aksi demonstrasi di Jakarta, Kamis (28/8/2025) malam.

Kepala Divisi Propam Polri Irjen Abdul Karim membenarkan adanya keterlibatan personel Brimob. Ia memastikan seluruh terduga pelaku telah diamankan dan sedang diperiksa oleh gabungan antara Propam Polri dan Brimob Polri.

"Pemeriksaannya di Brimob Kwitang karena anggota tersebut kesatuannya Brimob Polda Metro," ujarnya dalam konferensi persi di RSCM, Jakarta.

Abdul menjelaksan, pihaknya juga sudah mengamankan kendaraan rantis Brimob yang saat ini sudah berada di Brimob Kwitang.

"Semoga pemeriksaan dilakukan secara cepat dan transparan dengan melibatkan pihak eksternal, seperti dengan kompolnas," katanya.

Abdul pun membeberkan ketujuh anggota yang diamankan tersebut. Mereka terdiri dari, Kompol dengan inisial CBC, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda E, Bharaka Y, dan Bharaka J.

"Masih kita dalami siapa yang menyopiri, yang jelas ketujuh anggota Brimob itu satu kendaraan. Kita masih mendalami perannya masing-masing," pungkasnya.***(Cakaplah.com)
Sumber: cakaplah.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Kamis, 28 Mei 2026 18:01

    Penguatan Transmisi Jadi Sorotan dalam Perbaikan Sistem Kelistrikan Sumatera

    JAKARTA - Blackout di Sumatera harus menjadi pengingat pentingnya penguatan jaringan transmisi untuk menjaga pasokan listrik di wilayah tersebut. Jaringan interkoneksi Sumatera yang membentang lintas

  • Kamis, 28 Mei 2026 17:57

    Dukung Ketahanan Pangan, BRI Salurkan KUR Rp65,9 Triliun Jangkau 558 Ribu Petani dan 23 Ribu Nelayan

    JAKARTA - Penguatan fondasi ekonomi kerakyatan menjadi fokus PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dalam menyalurkan pembiayaan sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat. Upaya ini d

  • Kamis, 28 Mei 2026 17:55

    Menteri PU Targetkan 93 Sekolah Rakyat Tahap II Rampung Juni 2026

    JAKARTA - Pemerintah mempercepat penyelesaian pembangunan sekolah rakyat tahap II agar seluruh proyek rampung pada 20 Juni 2026 dan siap digunakan pada tahun ajaran 2026/2027 di Juli.Hingga 25 Mei 202

  • Kamis, 28 Mei 2026 17:50

    Kemendag Take Down 2.639 Iklan Elektronik Bermasalah hingga Maret 2026

    JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) meminta penurunan (take down) 2.639 iklan elektronik yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan melalui patroli siber pada 21 platform

  • Kamis, 28 Mei 2026 17:43

    Kemenag Dukung Aparat Usut Kasus Pembubaran Ibadah di Gereja Bantul

    JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) menyesalkan peristiwa pembubaran ibadah di Gereja Misa Sejahtera, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kemenag juga menegaskan dukungannya terhadap langkah a

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.