Sabtu, 30 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Kenali Cara Penularan dan Upaya Pengobatan Virus Nipah

Berita

Kenali Cara Penularan dan Upaya Pengobatan Virus Nipah

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 04 Mar 2026 13:25
(FotoMediaCenterRiau)
PEKANBARU-Virus Nipah merupakan penyakit zoonosis yang berpotensi menular dari hewan ke manusia dan memiliki tingkat kematian tinggi. Oleh karena itu, pemahaman mengenai pola penularan dan langkah pencegahan menjadi kunci untuk menekan risiko penyebaran.

Kepala Dinas PKH Riau, Mimi Yuliani N, menjelaskan bahwa secara umum, penularan Virus Nipah dapat terjadi melalui beberapa jalur.

Pertama, kontak langsung dengan hewan terinfeksi seperti kelelawar buah dan babi, termasuk paparan cairan tubuh hewan seperti darah, urin, dan air liur. Kelelawar buah diketahui sebagai reservoir alami virus ini, sementara babi dapat berperan sebagai hewan perantara (intermediate host) yang meningkatkan risiko penularan ke manusia.

Kedua, penularan dapat terjadi melalui konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi, seperti nira mentah atau buah yang terpapar cairan kelelawar. Ketiga, virus juga dapat menular dari manusia ke manusia melalui kontak erat, terutama melalui droplet atau cairan tubuh penderita.

Sejumlah wabah di berbagai negara menunjukkan pola penularan yang berbeda. Di Bangladesh dan India, wabah terjadi tanpa melibatkan hewan peliharaan sebagai perantara. Sementara di Malaysia, Singapura (1998â€"1999), dan Filipina (2014), babi menjadi hewan perantara sebelum virus menyebar ke manusia. Hal ini menunjukkan bahwa risiko spillover atau lompatan virus dari satwa liar ke manusia tidak bisa diabaikan.

"Dari sisi medis, hingga saat ini belum tersedia pengobatan spesifik untuk Virus Nipah. Penanganan yang diberikan bersifat suportif dan simptomatik, yakni meredakan gejala seperti demam, gangguan pernapasan, hingga komplikasi berat seperti radang otak (ensefalitis). Perawatan intensif sangat diperlukan pada kasus berat," kata Mimi Yuliani Nazir dikutip Rabu (4/3/2026).

Saat ini, upaya pengembangan vaksin masih terus berlangsung. Beberapa kandidat vaksin bahkan telah memasuki tahap uji klinis, namun belum tersedia untuk penggunaan umum.

"Karena belum ada terapi khusus, pencegahan menjadi langkah paling efektif. Masyarakat dianjurkan untuk menghindari kontak langsung dengan kelelawar dan babi, tidak mengonsumsi nira mentah, serta mencuci buah dan sayuran sebelum dikonsumsi. Daging juga harus dimasak hingga matang sempurna," imbaunya.

Selain itu, penting untuk menjaga kebersihan tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah berinteraksi dengan hewan atau orang sakit. Penggunaan alat pelindung diri saat membersihkan kandang atau kotoran hewan berisiko juga sangat dianjurkan.

"Dengan meningkatkan kewaspadaan, menjaga pola hidup bersih, serta memahami jalur penularan, risiko penyebaran Virus Nipah dapat ditekan sejak dini," harapnya. 
Sumber: (MediaCenterRiau)

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.