Kamis, 25 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Korban Kebakaran Kios di Kampar Dikenal Baik dan Ramah

Korban Kebakaran Kios di Kampar Dikenal Baik dan Ramah

Jumat, 21 Agu 2015 16:14
RUMBIO-Musibahkebakaran yang meludeskan dua kios di tepi Jalan RayaPekanbaru-Bangkinang tepatnya diKilomter 46 Desa Rumbio Kecamatan Kampar Kamis (20/8/15), sekitar pukul 22.00WIB masih menyisakan luka mendalam bagi keluarga.

Bahkan dalam musibah yang merenggut nyawa ibu dan anak yaitu Dewi Sartika (22) dan Aldo (6) yang terjebak di dalam kios tersebut menyisakan kisah pilu bagi Ida (50) tetangga korban.

Di mata Ida, korban sudah dianggap seperti layaknya anak sendiri. "Dewi orangnya baik dan murah senyum. Bahkan saya sudah dianggap seperti ibu sendiri, begitu juga sebaliknya'' terang Ida kepada riauterkinicom, Jum'at (21/8/15) mengawali cerita.

Diungkapkannya, korban baru dua bulan menempati kios tersebut bersama suaminya Darlis (27) sebagai tempat mencari nafkah seperti usaha tempel benen dan menjual bensin eceran.

Sebelumnya keluarga ini juga mengalami musibah kebakaran kios yang mereka tempati yang hanya berjarak sekitar 700 meter dari tempat kebakaran yang saat ini terjadi, tepatnya di Dusun Pontianak, Desa Penyawasan, Kecamatan Kampar.

"Bahkan ia menceritakan hal yang pernah dialaminya dan berkata saya masih trauma dan takut Mak, atas kejadian kebakaran beberapa waktu lalu,'' terang Ida menirukan ucapan korban kepada dirinya.

"Namun ternyata apa yang ditakutkannya terjadi dan saya sampai tidak bisa tidur hingga pagi harinya membayangkan rasa sakit ketika peristiwa kebakaran yang merenggut nyawa dirinya dan anaknya,''tutur Ida sembari terisak.

Dikatakannya, korban sering datang ke rumahnya bersama Alm anaknya Aldo untuk berkumpul dan bercerita sembari tertawa. Rumah Ida yang berada di seberang jalan tersebut tak jarang dilewati korban bersama anaknya untuk sekedar membeli jajanan di sebuah warung. Terakhir ia berjumpa dengan korban pada Kamis (20/8/15) sore sebelum peristiwa naas itu terjadi.

"Sore itu ia bersama anaknya pergi ke warung, tak seperti biasanya saya mencoba menegur tapi dia diam saja wajahnya sedikit pucat seperti orang yang sedang sakit,'' kenangnya.

Senada dengan hal itu Sumartini (56) yang juga tetangga korban mengungkapkan bahwa korban orangnya baik dan ramah dan ia tidak menyangka peristiwa naas itu bakal dialami keluarga tersebut.

''Ketika itu sedang mati lampu, saya sempat mendengar korban berteriak minta tolong namun api sudah membesar. Lantai kios yang terbuat dari papan terlihat ambruk,''terangnya.

Sebagai data tambahan, dalam musibah kebakaran ini suami korban Darlis mengalami luka bakar cukup serius dan dilarikan ke rumah sakit. Ia sempat mempertaruhkan nyawa dengan menerobos kobaran api dan menyebabkan tubuhnya terbakar, namun upaya maksimal Darlis gagal menyelamatkan istri dan anaknya. Keduanya meninggal akibat musibahtersebut.

Saat ini pihak kepolisian yakni Tim Inafis dari Polres Kampartelah melakukan olah TKP dan masih terus menyelidiki dan mencari penyebab pasti kebakaran.(rtc)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 24 Jun 2026 18:35

    Dandim 1710/Mimika Ajak Warga Jaga Persaudaraan dalam Prosesi Perdamaian Perang Suku di Kwamki Narama

    Mimika-Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, hadir dan mengawal langsung prosesi perdamaian perang suku yang berlangsung di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Rabu (24/6/2026). Kehadiran Dandi

  • Rabu, 24 Jun 2026 17:36

    Kodim 1714/PJ dan Polri Berikan Dukungan Penuh Bersama Pemda Kab. Puncak Jaya Dalam Penyerahan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2024

    Puncak Jaya-Bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, telah dilaksanakan kegiatan Pembagian dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengang

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:41

    Berkacamata Hitam dan Masker, Aliansi Rakyat Sulsel Demo Dukung MBG Dilanjutkan

    Sejumlah emak-emak yang masuk dalam pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut berpartisipasi dalam aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Rakyat Sulsel untuk mendukung program Makanan Berg

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:29

    Duduk Perkara Warga di Labuhanbatu Utara Tewas Dianiaya Usai Dituding Curi Sawit

    Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatra Utara mengungkap kronologi kematian Luis David Hutabarat (32), warga Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumut, yang diduga mengalami p

  • Rabu, 24 Jun 2026 16:04

    Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp 131,5 Triliun

    Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) mencatat telah menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 131,5 triliun melalui penanganan perkara tindak pidana khusus sepanjang periode 2020 hingga 2026.J

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.