Rabu, 10 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Kpk Polri dan Jaksa Agung Duduk Semeja di Pekanbaru

Kpk Polri dan Jaksa Agung Duduk Semeja di Pekanbaru

Selasa, 25 Agu 2015 16:29
PEKANBARU-Tiga orang petinggi lembaga penegakan hukum Indonesia, menggelar pertemuan tertutup, di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Riau, Selasa (25/8/2015) siang. Mereka adalah Jaksa Agung M Prasetyo, Ketua KPK sementara Taufiequrachman Ruki serta Kapolri, Jenderal Badrodin Haiti.

Tiga orang petinggi ini berkumpul untuk mengikuti pelatihan bersama aparat penegak hukum Tahun 2015 yang berlangsung tertutup, dan terlaksana sejak Senin (24/8/2015) hingga Jumat (28/8/2015). Selain mereka, juga hadir Kepala BPKP Ardan Adiperdana, Ketua BPK Harry Azhar Azis, serta kepala PPATK M Yusuf.

"Secara institusi tidak ada (konflik diantara KPK, Polri dan Kejaksaan,red), ibarat pepatah, piring dalam satu rak aja ada gesekan. Jadi itu biasa. Koordinasi selalu kita lakukan dalam bentuk komunikasi intens," ujar Ketua KPK sementara, Taufiequrachman Ruki, saat jumpa Pers, Selasa siang.

Statemen itu sekaligus menepis adanya gesekan diantara tiga lembaga penegakan hukum ini, yang sempat memanas belakangan. "Yang penting ada pemahaman, tidak dalam kontek kongkalikong, kalau ada masalah di Jaksa saya tinggal telepon, gitu juga Kapolri, itu bisa kita lakukan dengan keterbukaan," jawabnya.

Sementara itu, Jaksa Agung RI, M Prasetyo menjelaskan, bahwa ini sebagai langkah pemberantasan korupsi, yang tentunya memerlukan sinergitas tiga lembaga. "Kita perlu sinkronisasi dan sinergitas agar penanganan korupsi bisa dipertanggungjawabkan," sambungnya.

"Kejaksaan Agung akan segera membuat program pengawalan pengamanan dengan membentuk tim pengawal dan pengamanan pemerintahan, yang nantinya fokus pada pencegahan korupsi, dengan tagline Akur, ayo kawal uang rakyat," ujar M Prasetyo.

Sedangkan Kapolri, Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, bahwa hal ini sangat tepat dilakukan, dimana masing-masing institusi dapat memberikan hasil maksimal terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia. "Kita dukung sepenuhnya. Karena peran penegakan hukum kepolisian juga sangat banyak, termasuk mengungkap kasus korupsi," tukasnya. (grc)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Selasa, 09 Jun 2026 18:37

    Menembus Jarak Demi Terangnya Negeri, Lanud Sjamsudin Noor Dukung Misi Airbus A-4002M TNI AU Percepat Pemulihan Kelistrikan Sumatera

    Banjarbaru-Lanud Sjamsudin Noor kembali menunjukkan peran strategis dan kesiapan operasionalnya dalam mendukung kepentingan nasional melalui pelaksanaan misi angkutan udara strategis TNI Angkatan Udar

  • Selasa, 09 Jun 2026 16:25

    Menkes Dukung 4 Langkah BGN Tata Ulang Program MBG

    Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mendukung empat langkah Badan Gizi Nasional (BGN) baru dalam upaya menata ulang pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Saya sangat mendukung

  • Selasa, 09 Jun 2026 16:13

    Mengapa Polri Ikut Urus Pangan dan Gizi? Ini Kata Kapolri

    Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menjelaskan alasan Polri bisa masuk ke Kementerian/Lembaga yang mengurusi bidang pangan dan gizi, seperti yang tertuang dalam UU Polri yang baru.Menuru

  • Selasa, 09 Jun 2026 15:40

    Belasan Paket Sabu Diamankan Saat Penggerebekan di Rumah Kontrakan Sei Arang

    RENGAT-Aparat Kepolisian Polsek Seberida mengamankan tiga orang saat penggerebekan di salah satu rumah kontrakan yang berlokasi di Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hu

  • Selasa, 09 Jun 2026 15:04

    Dikirimkan berita Puspen TNI. Terima kasih atas bantuannya.

    Panglima TNI Hadiri Pelantikan Kepala BGN serta Penasihat Khusus Presiden(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri pelantikan Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional serta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.