Selasa, 28 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Kpk Polri dan Jaksa Agung Duduk Semeja di Pekanbaru

Kpk Polri dan Jaksa Agung Duduk Semeja di Pekanbaru

Selasa, 25 Agu 2015 16:29
PEKANBARU-Tiga orang petinggi lembaga penegakan hukum Indonesia, menggelar pertemuan tertutup, di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Riau, Selasa (25/8/2015) siang. Mereka adalah Jaksa Agung M Prasetyo, Ketua KPK sementara Taufiequrachman Ruki serta Kapolri, Jenderal Badrodin Haiti.

Tiga orang petinggi ini berkumpul untuk mengikuti pelatihan bersama aparat penegak hukum Tahun 2015 yang berlangsung tertutup, dan terlaksana sejak Senin (24/8/2015) hingga Jumat (28/8/2015). Selain mereka, juga hadir Kepala BPKP Ardan Adiperdana, Ketua BPK Harry Azhar Azis, serta kepala PPATK M Yusuf.

"Secara institusi tidak ada (konflik diantara KPK, Polri dan Kejaksaan,red), ibarat pepatah, piring dalam satu rak aja ada gesekan. Jadi itu biasa. Koordinasi selalu kita lakukan dalam bentuk komunikasi intens," ujar Ketua KPK sementara, Taufiequrachman Ruki, saat jumpa Pers, Selasa siang.

Statemen itu sekaligus menepis adanya gesekan diantara tiga lembaga penegakan hukum ini, yang sempat memanas belakangan. "Yang penting ada pemahaman, tidak dalam kontek kongkalikong, kalau ada masalah di Jaksa saya tinggal telepon, gitu juga Kapolri, itu bisa kita lakukan dengan keterbukaan," jawabnya.

Sementara itu, Jaksa Agung RI, M Prasetyo menjelaskan, bahwa ini sebagai langkah pemberantasan korupsi, yang tentunya memerlukan sinergitas tiga lembaga. "Kita perlu sinkronisasi dan sinergitas agar penanganan korupsi bisa dipertanggungjawabkan," sambungnya.

"Kejaksaan Agung akan segera membuat program pengawalan pengamanan dengan membentuk tim pengawal dan pengamanan pemerintahan, yang nantinya fokus pada pencegahan korupsi, dengan tagline Akur, ayo kawal uang rakyat," ujar M Prasetyo.

Sedangkan Kapolri, Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, bahwa hal ini sangat tepat dilakukan, dimana masing-masing institusi dapat memberikan hasil maksimal terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia. "Kita dukung sepenuhnya. Karena peran penegakan hukum kepolisian juga sangat banyak, termasuk mengungkap kasus korupsi," tukasnya. (grc)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Selasa, 28 Jul 2026 11:30

    Meresahkan, Pengedar Perusak Saraf Sabu di Mandau Diringkus Polisi

    BENGKALISâ€" Penyalahgunaan dan peredaran Narkoba di Kecamatan Mandau meresahkan. Kali ini, Tim Opsnal Polsek Mandau Polres Bengkalis meringkus seorang tersangka pengedar wilayah Duri Barat.Kapolres B

  • Selasa, 28 Jul 2026 10:52

    Akal Bulus Pengedar Narkoba di Bengkalis, Sabu Dikubur Dalam Tanah di Kebun Sawit

    PEKANBARU - Komplotan pengedar narkoba di Kabupaten Bengkalis, berusaha mengelabui polisi dengan cara yang tak biasa.7 Kg sabu disebar di sejumlah lokasi, mulai dari dikubur di dalam tanah hingga dise

  • Selasa, 28 Jul 2026 10:44

    Rilis Survei SMRC, Ini Alasan Kepuasan Terhadap Prabowo Berkurang

    JAKARTA - Tingkat kepuasan masyarakat terhadap jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mengalami perubahan signifikan. Hal ini terekam dalam paparan survei Saiful Research and Consulting (SMRC

  • Selasa, 28 Jul 2026 10:43

    Anggota POM TNI Gugur Tertembak, Bripka R Diperiksa Propam Polda Aceh

    JAKARTA - Pratu Galuh Nugraha, anggota TNI yang berdinas di Polisi Militer Kodam (Pomdam) Iskandar Muda meninggal dunia usai terkena peluru pantulan (rekoset). Insiden ini terjadi saat korban membantu

  • Selasa, 28 Jul 2026 10:11

    Tegas Larang Dapur MBG Pakai Minyakita dan LPG 3 Kg, Kepala BGN Ancam Tutup Permanen

    JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono melarang tegas penggunaan bahan kebutuhan pokok bersubsidi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG)

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki