Senin, 03 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Letkol Gadungan Latih Ormas PKRI Bak Militer Sungguhan

Letkol Gadungan Latih Ormas PKRI Bak Militer Sungguhan

Senin, 29 Feb 2016 12:54
TNI gadunga. ©2015 merdeka.com/arie sunaryo
SUKABUMI - Anggota Komando Distrik Militer 0607/Sukabumi, Jawa Barat, menggerebek markas organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Kampung Ciheulangtonggoh yang dijadikan tempat latihan ala militer.

Penggerebekan yang dipimpin Pasi Intel Kodim 0607/Sukabumi Kapten Gessing pada Minggu, (28/2) berawal dari laporan warga RT02/RW03 Kampung Ciheulangtonggoh, Kecamatan Cibadak yang resah dengan keberadaan ormas tersebut. Mereka dilaporkan warga karena selain melakukan latihan ala militer juga menggunakan atribut militer sebagai seragam almamaternya.

"Puluhan anggota ormas ini kami amankan karena mereka layaknya anggota militer mulai dari atribut yang digunakan hingga ada pelatihan militer, kami amankan mereka karena khawatir seragam ala TNI Angkatan Darat yang digunakan ormas itu disalahgunakan," kata Gessing seperti dikutip dari Antara, Minggu (28/2) kemarin.

Dia menjelaskan sesuai Pasal 59 Ayat 1b Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Penggunaan Atribut militer, warga sipil maupun ormas dilarang menggunakan pakaian atau seragam menyerupai pakaian dinas militer. Maka dari itu, pihaknya langsung melucuti pakaian yang digunakan oleh ormas itu.

Atribut ala militer yang digunakan oleh ormas yang menamakan diri Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (PKRI) mulai dari pakaian dinas harian (PDH) hingga pakaian dinas lapangan (PDL) 90 persen hampir menyerupai pakaian dinas anggota TNI. Namun demikian, pihaknya juga tidak melarang aktivitas ormas itu asalkan sesuai aturan.

"Untuk sementara kami mendata mereka dahulu dan dibawa ke Koramil Cibadak untuk dilakukan pembinaan dan dimintai keterangan," kata Gessing.

Informasi dari warga, kegiatan ormas tersebut sudah cukup lama dilakukan di lapang voly milik warga, aktivitas keseharian mereka seperti anggota militer yang tengah melakukan latihan, seperti baris berbaris dan seperti latihan perang. Bahkan, gaya anggota ormas itu pun membuat geram masyarakat dan kegiatan mereka juga sering membuat bising lingkungan sekitar.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas juga mengamankan anggota TNI gadungan berpangkat Letnan Kolonel (Letkol) bernama Abdul Rohim. Abdul Rohim sendiri menjabat sebagai Komandan Batalyon Ormas PKRI yang bermarkas di Kampung Ciheulangtonggoh, Kecamatan Cibadak.

"Kami tangkap oknum warga itu karena menggunakan seragam ala TNI berpangkat letkol, bahkan setelah dimintai keterangan Abdul Rohim mengaku sebagai pensiunan anggota Polisi Militer yang pernah bertugas di Subdenpom Sukabumi," kata Komandan Subdenpom III/II-3 Sukabumi, Letnan Satu CPM Wahyu Firmansyah.

Menurut dia, jika benar seorang pensiunan TNI seharusnya yang bersangkutan hafal nomor registrasi prajurit atau NRP, namun setelah didesak dan diminta berapa NPR, Abdul Rohim tidak bisa menjawab dan mengaku lupa.

Padahal NRP merupakan nomor kebanggaan seorang anggota TNI yang harus diingat hingga menjadi anumerta atau meninggal.

Bahkan, anggota TNI gadungan ini juga nekad mencantumkan pekerjaan di Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai anggota TNI. Karena itu, pihaknya khawatir yang dilakukan oknum ini bisa merugikan orang lain atau menyalahgunakan identitas palsunya itu.

"Kami masih memintai keterangan dari yang bersangkutan," kata Wahyu.

Dari hasil penggerebekan tersebut sebanyak 74 anggota ormas itu diamankan petugas TNI gadungan. Bahkan aktivitas keseharian dari anggota ormas tersebut kerap membuat resah dan mengganggu warga.

Di dalam markas itu ditemukan berbagai atribut dan seragam anggota TNI dari berbagai angkatan, mulai dari Angkatan Darat, Laut hingga Udara. Warga di sekitar lokasi juga takut dengan aktivitas ormas itu karena khawatir markas itu diisi oleh anggota TNI. (mdk)

(merdeka.com)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki