Selasa, 21 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Luas Lahan Terbakar di Pematang Pudu Bengkalis Capai 81 Hektare, Pasukan Manggala Agni Terpaksa Kuras Kanal Cacing

Peristiwa,

Luas Lahan Terbakar di Pematang Pudu Bengkalis Capai 81 Hektare, Pasukan Manggala Agni Terpaksa Kuras Kanal Cacing

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 20 Jul 2026 14:04
BENGKALIS - Personel Manggala Agni berhadapan dengan menyusutnya sumber air saat berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 81 hektare di kawasan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Senin (20/7/2026).

Di lokasi pemadaman, pasokan air hanya bergantung pada kanal-kanal kecil atau biasa disebut kanal cacing. Memasuki musim kemarau, debit air di saluran tersebut mengalami penyusutan. Kondisi ini memaksa para petugas menguras tumpukan lumpur terlebih dahulu agar air dapat disedot menggunakan mesin pompa mekanik.



Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto menyampaikan situasi tersebut menjadi hambatan teknis dalam operasi pemadaman yang telah memasuki hari keenam.

"Di beberapa titik di Pematang Pudu, sumber air yang tersedia hanya berasal dari kanal-kanal cacing yang debitnya mulai surut. Sebelum digunakan, anggota harus membersihkan lumpur terlebih dahulu agar air bisa dipompa untuk mendukung operasi pemadaman. Ini menjadi salah satu tantangan yang kami hadapi di lapangan," urainya.


Meskipun nyala api di permukaan tanah sudah berhasil ditangani, tugas personel belum usai. Kepulan asap tipis masih terdeteksi keluar dari lapisan lahan gambut, sehingga tahapan pendinginan terus berjalan sebagai bentuk mitigasi agar api tidak kembali muncul ke permukaan.

"Pagi ini asap tipis masih terlihat di lokasi sehingga upaya pemadaman tetap dilanjutkan. Prinsip kami, penanganan tidak berhenti sampai benar-benar tuntas. Api aktif memang sudah padam, tetapi selama masih ada asap berarti masih ada potensi bara di bawah permukaan gambut yang harus dipadamkan," terangnya.

Merujuk hasil pantauan udara menggunakan pesawat nirawak (drone) Minggu (19/7/2026), luasan area terdampak karhutla di Pematang Pudu mencapai sekitar 81 hektare. Sebanyak empat regu Manggala Agni kembali dikerahkan sejak pagi hari untuk membasahi area yang masih mengeluarkan asap.

Ferdian memaparkan, karakteristik lahan gambut membuat manajemen risiko lingkungan dan proses pemadaman jauh lebih rumit dibandingkan lahan mineral. Bara api mampu bertahan di bawah permukaan tanah selama berhari-hari, menuntut penyiraman berulang hingga lapisan gambut benar-benar basah.

"Kami akan terus bertahan di lokasi sampai dipastikan tidak ada lagi asap maupun bara yang tersisa. Keselamatan kawasan dan mencegah kebakaran kembali menyala menjadi prioritas utama kami," tegasnya.

Operasi penanganan di Pematang Pudu ini masih terus berlangsung dengan dukungan berbagai instansi. Kawasan tersebut tercatat sebagai salah satu lokasi titik karhutla terluas yang ditangani di wilayah Riau selama Juli 2026. (goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/luas-lahan-terbakar-di-pematang-pudu-bengkalis-capai-81-hektare-pasukan-manggala-agni-terpaksa-kuras-kanal-cacing.html

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki