Sabtu, 08 Agu 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Nelayan Situbondo Tenggelam Saat Mengambil Tempat Ikan yang Jatuh

Peristiwa

Nelayan Situbondo Tenggelam Saat Mengambil Tempat Ikan yang Jatuh

Rabu, 12 Des 2018 10:40
Detik.com
Situbondo - Maunya mencari nafkah, tapi malah berujung musibah. Begitulah yang menimpa Suyat, nelayan asal Wonosari Bondowoso. Pria 35 tahun itu dinyatakan hilang di laut, saat mencari ikan di Perairan Lempuyang Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Situbondo.

Korban diduga sengaja mencebur ke laut mengambil tempat ikannya yang jatuh. Namun sial menimpanya. Saat kejadian, arus laut setempat konon sangat deras dan kuat. Sehingga korban yang tidak kuat langsung tenggelam ke dasar laut. Hingga kini, Suyat masih dinyatakan hilang. Upaya pencarian pun sudah mulai dilakukan.

"Upaya pencarian mulai dilakukan oleh Satpolair dan BPBD Situbondo. Pencarian ini juga dibantu oleh para nelayan setempat," kata Kapolsek Banyuputih, AKP Didik Rudianto kepada detikcom, Rabu (12/12/2018).

Keterangan yang diperoleh detikcom menyebutkan, kecelakaan laut di perairan Lempuyang itu terjadi sekitar pukul 02.45 Wib dini hari tadi. Saat itu korban ikut mencari ikan bersama 10 nelayan lainnya. Mereka menumpang perahu motor bernama BI-1. Menjelang kejadian, semua ABK di atas perahu itu sedang tidur lelap.

Korban yang tidak tidur memilih memancing cumi-cumi di bagian belakang perahu. Diduga kuat, saat itu tempat hasil tangkapan mancing milik korban terjatuh ke laut. Korban yang bermaksud mengambilnya malah ikut tenggelam. Nasib korban diketahui pertama oleh Abdurahman (53), pemilik perahu yang sekaligus Ketua ABK perahu motor BI-1.

Abdurahman yang tidur mendadak terbangun setelah mendengar seperti ada suara burung. Betapa terkejutnya, karena setelah dilihat ternyata Suyat sudah berada di air. Tahu begitu dia pun bermaksud menolong. Namun, seketika itu tubuh korban tiba-tiba tenggelam ke dasar laut terseret derasnya arus.

"Penyebabnya diduga memang korban ini mau ngambil tempat ikan cumi yang jatuh ke laut. Tapi karena arus laut sangat deras, sehingga korbab terbawa arus ke dasar laut. Keterangan di lapangan sementara begitu," ujar Puriyono, Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo.


(detik.com)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Sabtu, 08 Agu 2026 14:52

    PEKANBARU-Booth PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung pada gelaran Sawit Indonesia Expo (SIEXPO) 2026 yang berlangsung di SKA Convention and Exhibition

  • Sabtu, 08 Agu 2026 13:45

    Banyak Tidak Tahu, Bapenda Diminta Gencar Sosialisasi Program Pemutihan PKB

    PEKANBARU-Anggota DPRD Riau, Andi Darma Taufik, meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau untuk gencar melakukan sosialisasi keringanan-keringanan pajak yang diberikan kepada masyarakat.Salah sat

  • Sabtu, 08 Agu 2026 13:43

    Ketidakpastian Regulasi Bisa Hambat Investasi Sawit

    BALIKPAPAN â€" Implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 2025 tentang tata cara pengenaan sanksi administratif di bidang kehutanan diharapkan mampu memberikan kepastian hukum tanpa mengorb

  • Sabtu, 08 Agu 2026 13:40

    10.876 Warga Binaan di Riau Diusulkan Terima Remisi HUT RI 2026

    PEKANBARU-Sebanyak 10.876 warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Provinsi Riau diusulkan mendapatkan remisi umum dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pad

  • Sabtu, 08 Agu 2026 13:36

    Lapas Kelas IIA Pekanbaru Panen 1,5 Ton Ikan Patin dan Tebar 1.500 Benih Lele

    PEKANBARU - Program pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kembali menghasilkan produk perikanan. Warga binaan berhasil memanen sekitar 1,5 ton ikan patin dari kol

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki