Minggu, 19 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 Dimulai, 9 Pelanggaran Jadi Incaran

Berita

Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 Dimulai, 9 Pelanggaran Jadi Incaran

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 02 Feb 2026 08:34
PEKANBARU â€" Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau resmi menggelar Operasi Keselamatan Lancang Kuning (OKLK) 2026 mulai Senin (2/2/2026). Operasi yang berlangsung hingga 15 Februari ini dilaksanakan serentak di seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Riau untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat di jalan raya.

Kegiatan ini berada di bawah arahan Kapolda Riau, Irjen Pol Dr Herry Heryawan, dan dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika. Operasi mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif, namun tetap mengusung penegakan hukum yang humanis bagi para pelanggar.

Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan bahwa tujuan utama dari operasi ini adalah menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan evaluasi, kecelakaan di jalan raya masih didominasi oleh faktor kelalaian dan pelanggaran aturan berkendara.

"Keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi menjadi kebutuhan dan tanggung jawab seluruh pengguna jalan," ujar Jeki.

Dalam OKLK 2026 ini, Ditlantas Polda Riau menetapkan sembilan sasaran prioritas penindakan:

* Kendaraan roda dua dan empat dengan knalpot brong atau tidak sesuai spesifikasi teknis.
* Truk yang tidak sesuai standar pabrikan (ODOL).
* Kendaraan pribadi yang menggunakan sirene, rotator, atau strobo secara ilegal.
* Kendaraan dengan TNKB atau pelat nomor yang tidak sesuai aturan.
* Kendaraan pribadi yang dijadikan travel atau angkutan umum ilegal.
* Kendaraan angkutan barang yang digunakan untuk mengangkut orang.
* Kendaraan penumpang yang tidak laik jalan.
* Pengendara motor tanpa helm SNI atau berboncengan lebih dari satu orang.
* Pelanggar rambu, marka jalan, serta pengendara yang tidak membawa surat kendaraan.

Melalui operasi ini, Polda Riau berharap masyarakat semakin disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan sebagai kebutuhan utama. Budaya tertib berlalu lintas diharapkan tetap terjaga meski operasi ini nantinya telah berakhir.

"Mari bersama-sama kita ciptakan lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan," tutup Jeki. (grc)
Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.