Kamis, 07 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Pasca abrasi Sungai Indragiri, Bupati Inhu Ade Agus Hartanto Minta Percepatan Penanganan ke BNPB

Peristiwa,

Pasca abrasi Sungai Indragiri, Bupati Inhu Ade Agus Hartanto Minta Percepatan Penanganan ke BNPB

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 11 Jul 2025 10:09
RIAU POS.CO
RENGAT - Bupati Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Ade Agus Hartanto S.Sos MSI sampaikan kondisi mendesak terkait penanganan bencana berupa Sungai Indragiri kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Hal itu dilakukannya pasca abrasi pada Sungai Indragiri tetapnya bersebelahan dengan Jalan Jenderal Sudirman Kota Rengat pada Jumat (4/7/2025) lalu. Bahkan, dampak abrasi tersebut dikhawatirkan mengancam kekuatan tiang dan bangunan jembatan Trio Amanah hingga sejumlah rumah toko (Ruko) di Jalan Jenderal Sudirman Rengat.

Kunjungan ke BNPB di Jalan Pramuka Kav 38, Jakarta Timur itu dilakukannya disela-sela menghadiri kegiatan Satgas PKH TNTN di Jakarta pada Rabu (9/7/2025) kemarin.

Pada kunjungan itu, ikut didampingi, Brigjen TNI Syech Ismed, mantan Danrem 031/Wirabima Riau saat ini menjabat sebagai Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).

Kedatangan Bupati Inhu dan rombongan, disambut langsung oleh Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansyah beserta jajaran di ruang kerjanya.

"Ini bagian dari ikhtiar dalam rangka memperjuangkan percepatan penanganan abrasi Sungai Indragiri," ujar Ade Agus Hartanto, Kamis (10/7/2025).

Dalam pertemuan itu sebutnya, disampaikan tentang kondisi mendesak terkait penanganan bencana di Kabupaten Inhu. Dimana, fokus utama penanganan itu pada abrasi Sungai Indragiri.

Seperti yang terjadi beberapa hari lalu, abrasi Sungai Indragiri yang tak jauh dari kawasan jembatan Trio Amanah Rengat hingga pemukiman warga di rumah toko (toko) di Jalan Jenderal Sudirman. "Jika tidak segera ditangani, kondisi itu dikhawatirkan akan berdampak luas," ungkapnya.

Selain areal di Rengat, Bupati Ade juga paparkan beberapa titik rawan bencana lainnya di Kabupaten Inhu yang membutuhkan perhatian dan penanganan segera dari pemerintah pusat.

Peda kesempatan itu sambung bupati, Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi pada BNPB pada prinsipnya dapat memaklumi kondisi yang terjadi. Bahkan, BNPB akan menentukan langkah-langkah penangan serta berkolaborasi dengan sejumlah kementerian.

Lebih jauh disampaikannya, sebelumnya juga sudah ada Tim Balai Sungai Wilayah Sumatera dari Kementerian PU turun ke lokasi abrasi pada Ahad (6/7/2025). Tim tersebut dipimpin oleh, Nanik Rangkuti. Sementara dari Pemkab Inhu, didampingi oleh Kepala Dinas PUPR Inhu, Arif Sudaryanto ST dan Kepala KPBD Inhu, Mulyadi.

Tim Sungai Wilayah Sumatera dari Kementerian PU akan melakukan inventarisir terhadap kerusakan yang ditimbulkan oleh abrasi. Hasil investigasi tersebut, akan disampaikan kepada Kementerian PU. (kas).***(Riau pos.co)
Sumber: RIAU POS.CO

Peristiwa
Berita Terkait
  • Kamis, 07 Mei 2026 16:45

    Kondisi Rupiah Kini ibarat Sudah Tenggelam hingga Dagu

    Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dinilai semakin mengkhawatirkan. Pengamat ekonomi Ichsanuddin Noorsy menilai posisi rupiah saat ini sudah mendekati batas psikologis ya

  • Kamis, 07 Mei 2026 16:31

    Dua Pelaku Curat Kantor Desa Teluk Berumbun Rohil Di Ciduk Tim Resmob Polres Rohil.

    TANAH PUTIH-Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Rokan Hilir berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) yang terjadi di Kantor Desa Teluk Berembun, Kecam

  • Kamis, 07 Mei 2026 16:22

    Polsek Tanah Putih Tanjung Melawan Berhasil Bongkar Dugaan Peredaran Sabu.

    TANAHPUTIHTANJUNGMELAWAN-Polsek Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM) berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu di wilayah hukumnya. Dalam pengungkapan terse

  • Kamis, 07 Mei 2026 16:14

    12 Tahun Terbaring Lumpuh, Perjuangan Nanda Pemuda di Kampar Bertahan Hidup, Kini Punggung Membusuk.

    KAMPAR - Seorang pemuda di Desa Indra Sakti Kecamatan Tapung hanya bisa terbaring selama 12 tahun.Ia mengalami kelumpuhan. Ismalianda, pemuda berusia 29 tahun itu sama sekali tidak dapat beraktiv

  • Kamis, 07 Mei 2026 16:11

    Polisi Panggil Operator SPBU Segati Terkait Penyeludupan BBM Subsidi yang Jerat 3 Tersangka.

    PELALAWAN - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan masih mendalami keterlibatan operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) PT Abdi Aditya Pratama Desa Segati, Kecamatan Langgam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.