Sabtu, 18 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Pemasangan Meteran Listrik Semrawut di Pohon dan Tiang, PLN Bagansiapiapi Mulai Penertiban

Berita

Pemasangan Meteran Listrik Semrawut di Pohon dan Tiang, PLN Bagansiapiapi Mulai Penertiban

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 29 Jan 2026 16:23
BAGANSIAPIAPI â€" Pemasangan meteran listrik di seputar Kota Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, ditemukan dalam kondisi semrawut dan membahayakan keselamatan publik. Beberapa alat pengukur daya milik negara tersebut ditemukan terpasang secara sembrono mulai dari pohon, tiang telepon, pagar rumah, hingga sekadar tergantung di pinggir jalan

Kondisi memprihatinkan ini terungkap pada Rabu (28/1/2026), saat petugas gabungan dari Satpol PP Rokan Hilir, Polsek Bangko, dan Kodim 0321 melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL). Di setiap kios ilegal yang berdiri di atas parit atau badan jalan, petugas menemukan meteran listrik jenis prabayar yang terpasang tanpa standar keamanan.


Menanggapi temuan tersebut, Manager PT PLN (Persero) ULP Bagansiapiapi, Herliyan Harsuvela, langsung menginstruksikan pencopotan meteran listrik di lokasi-lokasi rawan tersebut demi menghindari risiko kecelakaan arus listrik.

"Saya baru bertugas di Bagansiapiapi. Saat penertiban pedagang oleh Satpol PP, ditemukan meter listrik dipasang di pohon kayu, kotak pinggir jalan, hingga pagar rumah orang. Semuanya telah dibuka untuk penertiban," ujar Herliyan Harsuvela, Kamis (29/1/2026).


Herliyan menambahkan bahwa pihaknya sedang melakukan pendataan terhadap meteran yang dicopot tersebut. Rencananya, aliran listrik akan dipindahkan ke lokasi baru yang nantinya menjadi tempat penampungan resmi bagi para pedagang yang terdampak relokasi.
"Saya baru mendapat informasi mengenai meter yang dipasang sembarangan di pinggir jalan ini. Hal tersebut sangat membahayakan keselamatan orang lain. Kita bongkar sementara sambil menunggu pemindahan ke lokasi baru," jelasnya.

Terkait prosedur pemasangan pelanggan baru yang terkesan sangat mudah hingga mengabaikan aspek keamanan lokasi, Herliyan berjanji akan mempelajari masalah ini lebih dalam. Ia menegaskan bahwa setiap pemasangan seharusnya melalui administrasi ketat seperti verifikasi KTP dan Kartu Keluarga (KK).
"Pemasangan pelanggan baru melalui prosedur administrasi. Terima kasih atas informasinya, ini menjadi dasar upaya penertiban yang kami lakukan," tambahnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan hampir seluruh kios liar yang berdiri di bahu jalan dan menutup drainase memiliki meteran listrik sendiri. Keberadaan instalasi yang tidak tertata ini dinilai menjadi ancaman serius bagi warga sekitar sebelum adanya korban jiwa akibat sengatan listrik. (grc)
Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.