Kamis, 11 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Pemerkosa Turis Ditangkap, Pemprov NTT: Labuan Bajo Aman Dikunjungi

Peristiwa

Pemerkosa Turis Ditangkap, Pemprov NTT: Labuan Bajo Aman Dikunjungi

Jumat, 22 Jun 2018 14:32
detik.com
Pantai Pink di Labuan Bajo
Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyerahkan pengusutan kasus pemerkosaan warga negara Prancis kepada polisi. Meski begitu, Pemprov NTT memastikan wisata di Labuan Bajo tetap aman dikunjungi.

"Pemprov mengutuk keras perbuatan pelaku dan meminta kepolisian mengusut tuntas. Kondisi tetap aman dan wisatawan tidak usah takut ke Labuan Bajo atau daerah wisata lain," kata Karo Humas Pemprov NTT Samuel Pakereng saat dihubungi, Jumat (22/6/2018).

Samuel menyesalkan perbuatan pelaku yang telah mencoreng citra pariwisata di Labuan Bajo. Pihaknya memastikan telah berkoordinasi dengan Pemkab Manggarai Barat dan kepolisian untuk mencegah peristiwa tersebut terulang kembali.

"Pelaku sudah ditangkap, sempat mau lari ketangkap di Sumba Barat Daya. Kemudian rapat koordinasi tetap dilakukan dengan ada koordinasi antara Pemprov, Pemda Manggarai Barat, dan kepolisian untuk memantau agar pemandu wisata tidak melakukan seperti itu," jelasnya.

Samuel pun mengimbau kepada para wisatawan yang akan berkunjung ke Labuan Bajo atau NTT untuk menggunakan agen perjalanan resmi. Dia pun menyebut adanya peristiwa itu tak akan berdampak pada pariwisata di NTT.

"Labuan Bajo tetap menjadi pintu masuk wisata NTT, tidak ada hambatan. Semua sudah diimbau kepada wisatawan asing untuk menggunakan travel agent yang resmi, yang tidak resmi. Jadi kalau mau berangkat ke mana yang ada di NTT atau Labuan Bajo itu supaya menggunakan travel agency yang resmi," imbaunya.

"Tapi kondisi Labuan Bajo masih banyak wisatawan asing di sana. Memang bagaimana pun citra kita terganggu, tapi masyarakat NTT tetap menyambut wisatawan," katanya.

Kasus pemerkosaan ini terjadi pada Selasa (12/6). Pelaku yang bukan merupakan pemandu wisata resmi awalnya mengantar korban ke air terjun Cunca Wulan di Labuan Bajo. Setelah itu pelaku menakuti dan mengancam korban akan diperkosa bersama teman-temannya. Korban akhirnya menuruti permintaan pelaku.

Pelaku berinisial KAP (35) alias A alias I pun sudah ditangkap pagi hari tadi sekitar pukul 06.30 Wita di Pelabuhan Waikelo di Sumba Barat Daya. Saat ini pelaku sudah ditahan di Polres Sumba Barat dan akan dibawa ke Polres Manggarai Barat mengingat lokasi kasus pemerkosaan terjadi di Labuan Bajo.

(detik.com)
Berita Terkait
  • Kamis, 11 Jun 2026 15:13

    Istana Targetkan Perbaikan Tata Kelola MBG Rampung Sebulan Usai Dadan Cs Ditangkap

    Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi bicara soal perbaikan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Proses perbaikan ditargetkan rampung satu bulan."Kita target awal satu bulan i

  • Kamis, 11 Jun 2026 14:42

    Israel Gempur Lebanon Selatan, 12 Orang Tewas

    Beirut-Serangan udara Israel di wilayah selatan Lebanon menewaskan sedikitnya 12 orang pada Rabu (10/6/2026) menurut Kementerian Kesehatan Lebanon. Di tengah meningkatnya eskalasi konflik, Perdana Men

  • Kamis, 11 Jun 2026 13:45

    Kejagung Analisis 3 Barang Penting Ungkap Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah barang bukti dari enam lokasi penggeledahan di Jakarta. Kejagung telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Ma

  • Kamis, 11 Jun 2026 13:24

    Mahasiswa Jabodetabek Demo di Bundaran HI Besok

    Jakarta - Sejumlah elemen mahasiswa dari berbagai universitas di Jabodetabek bakal turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasinya terhadap kondisi ekonomi dan kebijakan pemerintah yang dinilai semakin m

  • Kamis, 11 Jun 2026 13:17

    Edarkan Ganj, Dua Buruh di Pangkalan Lesung, Pelalawan Ditangkap

    PELALAWAN â€" Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) PolrePelalawan mengungkap kasus peredaran narkotika jenis daun ganja kering di wilayah Kecamatan Pangkalan Lesung. Dalam pengungkapan tersebut, pol

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.