Jumat, 03 Jul 2026
Pemprov Riau Didorong Segera Berlakukan PSBB
admin
Rabu, 02 Sep 2020 09:37
Menurut Pendiri Komunitas Riau, Muhammad Herwan, Rabu (1/9/20) kondisi itu apakah memang pemerintah sengaja membiarkan kondisi seperti ini, atau memang tengah menerapkan "Herd Immunity". Saat ini tes swab yg dilakukan setelah ada kasus saja, hal ini seperti tindakan pemadaman kebakaran saja, bukan menyelesaikan pada akar masalah. Tracing dan tracking yg dilakukan setelah adanya kasus terkonfirmasi memang akan membantu, namun ini pekerjaan yg rumit dan memakan waktu.
Setidaknya dilakukan tes swab massal secara kluster wilayah atau dengan metode pool test dan strategi lainnya yg dapat membatasi penyebaran pandemi ini," katanya.
PSBB terbatas menurut mantan Direktur Eksekutif Kadin Riau ini juga patutnya segera dilakukan, namun penerapannya haruslah melibatkan semua komponen masyarakat, terutama RT/RW dan tokoh2 masyarakat agar pelaksanaannya efektif, demikian juga jangan diabaikan edukasi serta informasi persuasif kepada masyarakat ttg alasan pentingnya pemberlakuan PSBB untuk memutus mata rantai penyebaran pandemi covid-19. Pemerintah harus intensif melakukan upaya promotif dan preventif.
"Pemerintah kita harapkan lebih bijak dan arif, berpikir dan bertindak lebih cepat dan taktis, bekerja extra ordinary dan harus ada sense of crisis kata Presiden Jokowi. Jangan biarkan rakyat dalam situasi yg tak menentu seperti saat ini. Jangan sampai, korban yg terpapar covid-19 semakin bertambah banyak, karena kapasitas rumah sakit dan jumlah tenaga medis serta sumber daya pendukungnya sangat terbatas. Jangan sampai korban jiwa berjatuhan karena tak ada tempat dan tak sempat mendapatkan perawatan," tambahnya.
Kepada masyarakat hendaknya dihimbau agar peduli dan lebih disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan, tetap menjaga jarak, cuci tangan pakai sabun, dan juga menjaga kondisi kesehatan (imunitas). Semoga Allah SWT melindungi dan menjauhkan dari segala penyakit.
PSBB terbatas menurut mantan Direktur Eksekutif Kadin Riau ini juga patutnya segera dilakukan, namun penerapannya haruslah melibatkan semua komponen masyarakat, terutama RT/RW dan tokoh2 masyarakat agar pelaksanaannya efektif, demikian juga jangan diabaikan edukasi serta informasi persuasif kepada masyarakat ttg alasan pentingnya pemberlakuan PSBB untuk memutus mata rantai penyebaran pandemi covid-19. Pemerintah harus intensif melakukan upaya promotif dan preventif.
"Pemerintah kita harapkan lebih bijak dan arif, berpikir dan bertindak lebih cepat dan taktis, bekerja extra ordinary dan harus ada sense of crisis kata Presiden Jokowi. Jangan biarkan rakyat dalam situasi yg tak menentu seperti saat ini. Jangan sampai, korban yg terpapar covid-19 semakin bertambah banyak, karena kapasitas rumah sakit dan jumlah tenaga medis serta sumber daya pendukungnya sangat terbatas. Jangan sampai korban jiwa berjatuhan karena tak ada tempat dan tak sempat mendapatkan perawatan," tambahnya.
Kepada masyarakat hendaknya dihimbau agar peduli dan lebih disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan, tetap menjaga jarak, cuci tangan pakai sabun, dan juga menjaga kondisi kesehatan (imunitas). Semoga Allah SWT melindungi dan menjauhkan dari segala penyakit.
Sumber: Riausky.com
komentar Pembaca