Senin, 27 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Penderita Epilepsi di Jember Tewas Terserempet KA Logawa

Peristiwa

Penderita Epilepsi di Jember Tewas Terserempet KA Logawa

Senin, 05 Agu 2019 10:39
Istimewa
Korban yang terserempet kereta
JEMBER - Seorang pria di Jember tewas setelah terserempet kereta api (KA) Logawa Jurusan Surabaya-Jember. Korban diduga mengidap epilepsi atau penyakit ayan.

Korban kecelakaan tersebut bernama Anang (30). Ia merupakan warga Dusun Manggisan, Desa Sukorambi, Kecamatan Sukorambi.

Mayatnya ditemukan tergeletak di pinggir rel kereta api. Tepatnya belakang SPBU Mangli, Kecamatan Sukorambi. Korban mengalami luka di kepala.

"Kejadiannya kemarin sekitar pukul 18.30 WIB, terserempet kereta Logawa Jurusan Surabaya-Jember. Infonya dari masinis keretanya," kata Ketua RT 03 RW 02 Kelurahan Mangli Dedi Mulyadi, Senin (5/8/2019).

"Kita datangi benar ada pemuda berbaju kaus biru bercelana kuning terkapar di samping rel kereta. Korban masih hidup, tapi banyak darah di bagian wajahnya," sambungnya.

Bersama Babinkamtibmas, Dedi kemudian berinisiatif memanggil ambulans milik kelurahan Mangli untuk membawa korban ke rumah sakit agar mendapatkan pertolongan.

"Setelah ambulans datang, korban kita bawa ke RSUD Soebandi. Sesampai di sana langsung dimasukkan ke ruang ICU, karena kondisinya kritis," imbuhnya.

Setelah mendapat perawatan kurang lebih 2 jam, korban menghembuskan napas terakhir. "Mungkin karena luka di kepalanya yang parah itu," terang Dedi.

Dia juga mengaku, awalnya identitas korban tidak diketahui karena tidak ditemukan kartu identitas di bajunya. Namun kemudian salah seorang warga lainnya mengenali korban.

"Nama korban Anang, umur kurang lebih 30 tahunan, warga Dusun Manggisan, Desa Sukorambi, Kecamatan Sukorambi. Warga mengenal korban memang agak kurang normal pikirannya," lanjutnya.

Menurut Dedi, korban sering berkeliaran di Pasar Mangli tak jauh dari lokasi ditemukan. "Sering kelihatan berkeliaran mengemis di daerah Pasar Mangli. Bapaknya ini pedagang buah namanya Pak Samin," katanya.

"Memang sejak kecil sudah seperti itu kadang sakit ayannya sering kambuh. Barusan dapat informasi bahwa korban akhirnya meninggal mas," pungakasnya.


(detik.com)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Senin, 27 Jul 2026 09:08

    AS Tunda Serangan Udara ke Iran, Stok Rudal Patriot Dikabarkan Menipis

    JAKARTA - Iran melewati malam tanpa serangan udara dari Amerika Serikat (AS), Minggu (26/7/2026). Penghentian sementara ini menahan eskalasi militer lebih lanjut setelah AS melancarkan rentetan serang

  • Senin, 27 Jul 2026 09:01

    Kasus Jampidsus Ujian Berat Institusi, Jaksa Agung: Beri Kami Waktu

    JAKARTA - Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin merespons status tersangka yang kini disandang oleh mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Ia menyempatkan diri untuk meminta maaf kepada masyarakat Indonesia d

  • Senin, 27 Jul 2026 08:59

    Pulihkan Pesisir Bengkalis, 3.200 Hektare Mangrove Ditanam Lewat M4CR

    BENGKALIS - Ancaman abrasi di pesisir Selat Malaka mendorong langkah nyata penyelamatan lingkungan daerah setempat. Bertepatan dengan peringatan Hari Mangrove Sedunia, hamparan seluas 13 hektare di De

  • Senin, 27 Jul 2026 08:57

    Terapkan Layanan Bebas Pungli, Kabupaten Siak Sabet Predikat Daerah Investasi Terbaik

    SIAK - Kabupaten Siak berhasil masuk dalam daftar Best Places to Invest atau daerah terbaik untuk investasi versi majalah Fortune Indonesia. Capaian ini menempatkan wilayah tersebut sejajar dengan sej

  • Senin, 27 Jul 2026 08:53

    Peringati Hari Mangrove Sedunia, Program Green Policing Riau Diperkuat

    ROKAN HILIR - Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan menerima penghargaan plakat Green Policing dari Yayasan Generasi Hijau Riau atas komitmennya menjaga ekosistem pesisir di kawasan mangrove Kabupate

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki