Selasa, 28 Jul 2026
Peristiwa,
Penertiban PETI di Cerenti Memanas, Polisi Dilempari Batu, Kendaraan Nyaris Dibakar Warga
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 28 Jul 2026 09:07
TELUKKUANTAN-Aksi penertiban tambang emas tanpa izin (PETI) di aliran Sungai Kuantan memicu kericuhan setelah sekelompok warga melempari petugas dengan batu dan mengancam akan membakar kendaraan dinas kepolisian pada Senin (27/7/2026) siang.
Insiden tersebut terjadi di Desa Telukpauh, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), saat tim gabungan yang terdiri dari Polsek Cerenti, Polda Riau, Polres Kuansing, TNI, dan pemerintah kecamatan setempat berupaya memusnahkan alat penambangan ilegal jenis dompeng.
Ketegangan memuncak sekitar pukul 14.30 WIB ketika petugas mulai merusak dan membakar satu unit rakit penambang emas yang ditemukan beroperasi di sungai. Sejumlah warga yang berada di lokasi langsung menghadang tindakan petugas dan melayangkan lemparan batu ke arah personel yang bersiaga di perairan.
Tak hanya itu, provokasi menyeruak dari kerumunan warga yang mengajak massa untuk membakar mobil dinas kepolisian yang terparkir di daratan. Aksi anarkis tersebut berhasil digagalkan setelah para pengemudi dengan cepat mengamankan kendaraan menuju tempat aman.
Guna menghindari jatuhnya korban dan menyikapi situasi yang makin tidak kondusif, tim gabungan terpaksa menelusuri aliran sungai hingga ke Desa Baturijal Hulu untuk dapat kembali ke daratan secara aman.
"Saat proses penindakan, petugas sempat menghadapi penolakan dari warga. Massa berupaya menghalangi pembakaran rakit PETI dan melakukan pelemparan batu ke arah personel di sungai," ujar Kapolsek Cerenti IPTU Peri Padli, yang memimpin langsung operasi penertiban tersebut.
Meski mendapat perlawanan sengit dari warga, petugas berhasil memusnahkan satu unit rakit dompeng hingga tidak dapat dipergunakan kembali. Namun, para pelaku penambangan ilegal melarikan diri sebelum tim tiba di lokasi sehingga tidak ada tersangka yang ditangkap.
Operasi penertiban ini digelar menyusul maraknya laporan masyarakat yang resah akan dampak kerusakan lingkungan akibat aktivitas PETI di sepanjang Sungai Kuantan.
Pihak kepolisian menegaskan tidak akan mundur dan bakal terus menindak tegas penambangan liar di wilayah Kuansing.
"Penertiban akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Kami mengimbau masyarakat agar tidak lagi melakukan aktivitas penambangan emas tanpa izin karena selain melanggar hukum, juga berpotensi merusak lingkungan dan membahayakan keselamatan,"(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/penertiban-peti-di-cerenti-memanas-polisi-dilempari-batu-kendaraan-nyaris-dibakar-warga.html
komentar Pembaca