Sabtu, 09 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Perbaiki Kabel Kendor, Pria di Meranti Kesetrum hingga Jatuh Terlentang dan Ditemukan Tak Bernyawa

Perbaiki Kabel Kendor, Pria di Meranti Kesetrum hingga Jatuh Terlentang dan Ditemukan Tak Bernyawa

admin
Rabu, 17 Jun 2020 16:53
Lokasi Abdul Gafar (66) ditemukan tewas karena tersengat listrik
MERANTI - Selalu hati-hati dan waspada jika melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan arus listrik.
Seperti yang terjadi pada seorang warga Desa Bantar, Kecamatan Rangsang Barat, Kepulauan Meranti, Riau.

Pria berusia 66 tahun itu diduga tewas karena tersengat arus listrik.

Korban yang bernama Abdul Gafar tersebut sedang memperbaiki jaringan listrik penghubung ke rumahnya, ketika itu kabel kendor karena tiang penyangga terlepas.

Peristiwa tewasnya Abdul Gafar terjadi pada Selasa (16/6/2020) sekira pukul 11.00 WIB.

Para saksi melihat korban kesetrum di samping rumah korban dengan posisi telentang tidur menghadap langit di atas rumput halaman rumahnya.

Sedangkan kedua tangan Abdul Gafar masih memegang kabel penghubung listrik dari Masjid Al-Huda ke rumah korban.
Melihat hal tersebut saksi memanggil para tetangga.

Kemudian warga mematikan kontak listrik pada travo lebih kurang 20 menit setelah korban kesetrum.

Setelah aliran listrik benar-benar padam kemudian saksi mengangkat korban dan membawa ke rumah.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh warga dan tim medis korban dinyatakan meninggal dunia.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH melalui Kapolsek Rangsang Barat, Iptu JA Lubis, Rabu (17/6/2020), membenarkan kejadian tersebut.

Dijelaskan Iptu JA Lubis, menurut keterangan para saksi korban kesetrum ketika sedang memperbaiki aliran listrik penghubung dr Masjid Al-Huda ke rumah korban yang ketika itu kendor.

Kendornya kabel karena tiang penyangga terlepas dan diduga kabel terkikis atau bocor serta pada saat kejadian sedang turun hujan.

"Para saksi melihat korban kesetrum di samping rumah korban dengan posisi telentang tidur menghadap langit di atas rumput halaman rumah korban dengan kedua tangan memegang kabel penghubung listrik dari Masjid Al-Huda ke rumah korban," urai JA Lubis.

Namun, kejadian itu tak lekas diketahui warga karena baru sekitar 20 menit kemudian korban terlihat oleh saksi.

Saksi lalu memanggil warga, kemudian warga mematikan kontak listrik pada travo.

Pertolongan warga sudah terlambat karena korban yang diangkat ke dalam rumah ternyata sudah meninggal dunia.

Atas kejadian tersebut keluarga korban mengambil sikap untuk tidak melakukan visum terhadap korban.

Sumber: tribunpekanbaru.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.