Kamis, 11 Jun 2026

Peristiwa

Petani di Bone Ngamuk Habisi 2 Nyawa Saudaranya

Senin, 11 Jun 2018 16:29
Bone - 3 Orang menjadi korban penganiayaan yang dilakukan Batti (43). Ia membabi buta menyerang dengan parang di desa Ajangpulu, Bone, Sulsel, Senin (11/6/18).

Padahal, korban Hanna (62) dan Ratajang (43) masih merupakan saudari kandung pelaku. Rumah ketiganya pun saling berdekatan.

Entah setan apa yang merasuki jiwa pelaku yang tiba-tiba mendatangi rumah keduanya dan langsung menganiaya korban dengan sadis. Hanna tewas di tempat, di dalam rumahnya. Sedangkan Ratajang segera dilarikan kerumah sakit.

"Saya menantu Ratajang, ibu ditemukan di sini di halaman rumah. Selama ini tidak pernah ada masalah dengan pelaku," ungkap Ashanuddin kepada detikcom di lokasi usai kejadian naas tersebut, Senin (11/6/2018).

Muh Amin (44) yang merupakan staf kantor desa setempat tak luput dari serangan saat melintas di depan rumah pelaku usai menganiaya 2 korban sebelumnya. Korban terjatuh dari atas motornya usai ditebas pelaku. Sempat berusaha melarikan diri, namun gagal, hingga korban akhirnya meregang nyawa di tepi jalan berlumpur.

Ketiga korban menderita sejumlah luka serius di sekujur tubuhnya. Pelaku berhasil dibekuk petugas Kepolisian di halaman rumahnya, tidak jauh dari lokasi korban Muh Amin terkapar.

"Saat kami datang, saya suruh dia keluar dari dalam rumah. Tanpa perlawanan, dan saya suruh jongkok dia jongkok, kemudian langsung kami amankan ke Kantor Polsek Cina. 3 Orang korbannya, 2 meninggal di tempat" terang Aiptu Martan petugas Babinkamtibmas wilayah tersebut.

Setelah berhasil mengamankan pelaku, petugas pun berhasil menemukan barang bukti yang digunakan pelaku untuk membunuh.

"Parang ini saya dapat di dalam rumahnya, bersih, sudah diasah, tidak ada lagi bekas darah," tambah Martan kemudian seraya memperlihatkan parang tersebut.

Evakuasi korban berlangsung dramatis. Ratusan warga nampak memadati lokasi kejadian. Suasana duka nampak diraut wajah keluarga korban.

2 korban tewas dibawa ambulance RSUD Tenriwaru Bone guna dilakukan proses otopsi. Sementara korban kritis yang dilarikan sebelumnya masih dalam kondisi koma di rumah sakit.

(detik.com)
Berita Terkait
  • Kamis, 11 Jun 2026 15:13

    Istana Targetkan Perbaikan Tata Kelola MBG Rampung Sebulan Usai Dadan Cs Ditangkap

    Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi bicara soal perbaikan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Proses perbaikan ditargetkan rampung satu bulan."Kita target awal satu bulan i

  • Kamis, 11 Jun 2026 14:42

    Israel Gempur Lebanon Selatan, 12 Orang Tewas

    Beirut-Serangan udara Israel di wilayah selatan Lebanon menewaskan sedikitnya 12 orang pada Rabu (10/6/2026) menurut Kementerian Kesehatan Lebanon. Di tengah meningkatnya eskalasi konflik, Perdana Men

  • Kamis, 11 Jun 2026 13:45

    Kejagung Analisis 3 Barang Penting Ungkap Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah barang bukti dari enam lokasi penggeledahan di Jakarta. Kejagung telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Ma

  • Kamis, 11 Jun 2026 13:24

    Mahasiswa Jabodetabek Demo di Bundaran HI Besok

    Jakarta - Sejumlah elemen mahasiswa dari berbagai universitas di Jabodetabek bakal turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasinya terhadap kondisi ekonomi dan kebijakan pemerintah yang dinilai semakin m

  • Kamis, 11 Jun 2026 13:17

    Edarkan Ganj, Dua Buruh di Pangkalan Lesung, Pelalawan Ditangkap

    PELALAWAN â€" Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) PolrePelalawan mengungkap kasus peredaran narkotika jenis daun ganja kering di wilayah Kecamatan Pangkalan Lesung. Dalam pengungkapan tersebut, pol

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.