Pimred Tempo.co Soal Situs Diretas: Upaya Pembungkaman
admin
Jumat, 21 Agu 2020 11:20
Situs berita Tempo.co kembali menjadi korban peretasan hacker. Kali ini, dalam layar laman tersebut bertuliskan 'Deface By @xdigeeembok|STOP HOAX!'. 'Stop Hoax, Jangan BOHONGI Rakyat Indonesia, Kembali ke etika jurnalistik yang benar patuhi dewan pers. Jangan berdasarkan ORANG yang BAYAR saja. Deface By @xdigeeembok'.
Sebelumnya, situs berita Tempo.co pernah menjadi korban aksi peretasan hacker pada tahun 2017. Ikon utama di laman depan Tempo.co diganti dengan gambar Rizieq Shibab yang mengepalkan tangan dengan tulisan 'Bebaskan Ahok' pun diletakkan pada bagian bawah gambar.
Pemimpin Redaksi Tempo.co Setri Yasra membenarkan terkait kejadian peretasan yang terjadi pada 21 Agustus 2020. Menurutnya, hal itu telah mengganggu kerja jurnalistik.
"Memang benar website tempo.co ada yang coba meretas berkali-kali. Kita menganggap ini salah satu upaya mengganggu kerja jurnalistik yang sedang dilakukan Tempo. Aktivitas rutin yang dilakukan dan diatur-atur UU Pers," kata Yasra kepada merdeka.com, Jakarta, Jumat (21/8).
"Berbagai upaya mengganggu tersebut yang dikategorikan sebagai upaya pembungkaman tidak akan berdampak apa-apa terhadap kami," sambungnya.
Meski sempat diretas situsnya, ia mengaku Tempo tetap akan bekerja seperti biasanya dalam menyajikan informasi atau berita untuk masyarakat.
"Tempo akan tetap dan terus bekerja seperti biasa, menyampaikan informasi di lapangan untuk kepentingan publik dan republik," ujarnya.
Dengan adanya kejadian ini, ia pun mengecam kepada siapapun yang sudah meretas situs berita Tempo.co.
"Kami mengecam siapapun yang berupaya mengganggu tugas media dalam memenuhi hak publik atas informasi yang relevan dan terpercaya," tegasnya.
Kronologis
Ia menjelaskan, awal mula situs Tempo.co tidak bisa diakses pada pukul 00.00 Wib. Saat itu, hanya muncul tulisan 403 forbidden dengan layar putih.
Lalu, pukul 00.30 Wib tampilan situs berubah menjadi warna hitam. Lalu, ada iringan lagu Gugur Bunga selama 15 menit.
"Di dalamnya, ada tulisan "Stop Hoax, Jangan BOHONGI Rakyat Indonesia, Kembali ke etika jurnalistik yang benar patuhi dewan pers. Jangan berdasarkan ORANG yang BAYAR saja. Deface By @xdigeeembok"," jelasnya.
"Ketika diklik, maka akan beralih langsung ke akun twitter @xdigeeembok. Akun ini bergabung di twitter sejak Juli 2009 dan memiliki 465 ribu pengikut," sambungnya.
Kemudian pada pukul 00.51 Wib, akun Twitter @xdigeeembok menuliskan cuitan #KodeEtikJurnalistikHargaMati. Lalu diikuti dengan cuitan kedua bertuliskan, "Malam Jumat ada yg lembur. Mampus... db bye... bye... bye..."
"Lewat kolom komentar, sejumlah netizen pun mengunggah cuplikan layar dari situs tempo.co yang sudah diretas. Akun @xdigeeembok pun mengomentari salah satunya dengan balasan "Peringatan Mesra"," ungkapnya.
Selanjutnya, pada pukul 01.24 Wib, tim dari Tempo.co sudah bisa mengambil alih kembali situs ini. Layar hitam hilang berganti menjadi layar putih bertuliskan "We'll be back soon!"
"Lalu diikuti dengan tulisan "Sorry for the inconvenience but we're performing some maintenance at the moment. If you need you can always contact us, otherwise we'll be back online shortly! - The Team"," ucapnya.
Kemudian pada pukul 01.30 Wib, situs Tempo.co pun kembali normal. Tampilan awal dari situs ini sudah kembali dan bisa diakses seperti sedia kala.
"02.26 Wib situs Tempo kembali diserang dengan tampilan yang serupa dengan aksi pertama. Berselang 5 menit, tim dari tempo.co sudah bisa mengambil alih kembali situs ini dari aksi peretasan," tutupnya.