Peristiwa
Polda Jatim Klaim Hadang 1.700 Massa Peserta Aksi 22 Mei di Jakarta
Rabu, 22 Mei 2019 08:41
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, pihaknya memberi pemahaman mengapa aparat kepolisian mencegah masyarakat bertolak ke Jakarta. Menurutnya, ada ancaman keamanan dan terorisme yang mengintai dalam aksi tersebut.
"Sampai tadi siang dari Kediri mengembalikan ada dua bus di kembalikan ke Ponpes Hifayatullah. Jadi total hampir 1700 orang. Ada 1680an masyarakat Jatim yang alhamdulillah atas kesadaran dan kami beri masukan akhirnya mereka batalkan untuk pergi ke Jakarta," kata Luki saat acara buka bersama wartawan di Mapolda Jatim, Selasa (21/5/2019) malam.
"Sampai malam hari kami akan melakukan sweeping, tetap kami mengimbau dengan cara persuasif dan untuk tidak ke Jakarta dan memanfaatkan Ramadhan ini dengan baik," imbuhnya.
Peristiwa
Terseret Isu Bohong, Suami Lesti Kejora Beri Keterangan ke Penyidik
JAKARTA - Rizky Billar mendatangi Polda Metro Jaya, Jumat (31/7/2026). Kehadiran suami Lesti Kejora tersebut didampingi oleh kuasa hukumnya, Sadrakh Seskoadi, guna menjalani agenda pemeriksaan terkait
Terseret Kasus Narkoba, Pilot Asal Malaysia Diamankan di Bandara Soetta
JAKARTA - Penegakan hukum terhadap peredaran narkotika kembali dilakukan di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Seorang pilot berkewarganegaraan Malaysia berinisial MS (39) diamankan oleh pe
Iran Serang Kuwait Lagi, Targetnya Fasilitas Militer AS
Jakarta - Memanas! Militer Iran mengatakan pada hari Jumat (31/7) bahwa mereka melancarkan serangan drone yang menargetkan fasilitas militer Amerika Serikat di Kuwait. Ini terjadi seiring dengan dimul
Toyota Calya Ringsek Hantam Pohon di Jalan Sudirman Pekanbaru, Pengemudi Terluka
PEKANBARU - Sebuah mobil Toyota Calya bernomor polisi BM 1380 CR mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di kawasan Tikungan Tong Susu, Kelurahan Tangkerang, Pekanbaru, Jumat
Isi Kekosongan Jabatan, Sekda Kepulauan Meranti Lantik Lima Pejabat Baru di BKPSDM
MERANTI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti kembali merotasi susunan birokrasinya dengan melantik lima pejabat baru yang terdiri dari satu pejabat administrator dan empat pengawas. Langk