Peristiwa
Pusat Gempa Darat di Kulon Progo Tak Jauh dari Bandara YIA
detik.com
Rabu, 02 Okt 2019 11:52
Gempa itu terjadi pada pukul 04.29 WIB. Berdasarkan keterangan dari Stasiun Geofisika BMKG Yogyakarta, pusat gempa berada di daratan yakni 10 kilometer barat laut Kulon Progo dengan kedalaman 124 kilometer.
"Pusat gempa di darat," kata Kepala BMKG Yogyakarta, Agus Riyanto dalam keterangannya, Rabu (2/10/2019).
"Penyebab gempa pada subuh tadi adalah aktivitas tektonik di zona subduksi," ucapnya.
Melihat dari pusat gempa, berada tak jauh dari lokasi Bandara YIA. Agus menyebutkan bahwa BMKG terus berkoordinasi dengan lintas sektoral, seperti pemerintah, pakar dan akademisi. Salah satu yang dilakukan terutama adalah mitigasi bencana terkait keberadaan bandara baru yang disebut sebagai salah satu terbaik di tanah air tersebut
Berharap Pada ‘Tuah FKPMR’, Ungkai Tragedi Pak Rida Berujung Damai
SIAPA yang tak kenal Pak Rida. Nama kecilnya Ismail Kadir. Namanya sekarang, dikenal luas sebagai H. Rida K. Liamsi. Ia juga bergelar: Datuk Seri Lela Utama, yang diberikan oleh Lembaga Adat Melayu Ri
Citra Satelit Ungkap Fakta Baru, Iran Pulihkan Aset Militer Pascabom
JAKARTA - Iran dilaporkan telah memulihkan sejumlah aset militer yang sebelumnya menjadi target pengeboman Amerika Serikat dan Israel dalam waktu yang lebih cepat dari estimasi para analis. Laporan Wa
BKSDA Apresiasi Polda Riau Ungkap Perusakan Mangrove di Rohil
PEKANBARU - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polda Riau atas langkah tegas dalam mengungkap dugaan perusakan ekosistem mangrove se
BNN Andalkan 3 Program Unggulan untuk Cegah Penyalahgunaan Narkoba
Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui tiga program unggulan yang menyasar keluarga, lingkungan pendidikan, hingga masyarakat. Program te
BULOG Berhasil Serap 3,5 Juta Ton Setara Beras Petani
Jakarta - Perum BULOG mencatat capaian pengadaan setara beras hasil panen dalam negeri telah menembus 3,5 juta ton hingga 24 Juli 2026 atau sekitar 87 persen dari target nasional sebesar 4 juta ton. C