Sabtu, 25 Jul 2026
Sosial
BNN Andalkan 3 Program Unggulan untuk Cegah Penyalahgunaan Narkoba
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 25 Jul 2026 14:53
Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui tiga program unggulan yang menyasar keluarga, lingkungan pendidikan, hingga masyarakat. Program tersebut menjadi strategi BNN dalam membangun ketahanan agar masyarakat memiliki daya tangkal terhadap ancaman narkoba.
Ketiga program tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan yang dijalankan Deputi Bidang Pencegahan BNN RI dan ditampilkan dalam booth pameran pada rangkaian puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido, Bogor, Kamis (27/7).
Penyuluh Deputi Bidang Pencegahan BNN RI, Eva Fitri mengatakan pihaknya bergerak dalam membangun ketahanan masyarakat melalui berbagai lingkungan, mulai dari keluarga, pendidikan, hingga tempat kerja.
"Kalau di booth pertama ini merupakan booth dari Deputi Bidang Pencegahan. Jadi kami bergerak di bidang bagaimana masyarakat, keluarga, lingkungan pendidikan, serta tempat kerja bisa memiliki ketahanan agar terhindar dari bahaya penyalahgunaan narkoba," ujar Eva kepada detikcom beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut, Eva menjelaskan terdapat tiga program unggulan yang menjadi fokus Deputi Bidang Pencegahan BNN RI.
"Kami memiliki tiga program unggulan. Pertama, Program Ketahanan Keluarga, yaitu bagaimana keluarga dapat memiliki daya tangkal terhadap penyalahgunaan narkoba. Kedua, Sekolah dan Kampus Bersih Narkoba. Ketiga, Desa/Kelurahan Bersinar (Bersih Narkoba)," katanya.
Perkuat Ketahanan Keluarga dan Lingkungan Pendidikan
Eva mengatakan dalam Program Ketahanan Keluarga, BNN berkolaborasi dengan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) dalam menyusun modul Family United. Indonesia menjadi salah satu negara percontohan di kawasan ASEAN dalam pelaksanaan program tersebut.
"Misalnya dalam Program Ketahanan Keluarga, kami berkolaborasi dengan PBB melalui UNODC (United Nations Office on Drugs and Crime). UNODC bekerja sama dengan BNN dalam menyusun modul Family United, di mana Indonesia menjadi salah satu negara percontohan di kawasan ASEAN dalam pelaksanaan program tersebut," ujar Eva.
Selain memperkuat ketahanan keluarga, BNN juga mendorong integrasi edukasi pencegahan narkoba di lingkungan pendidikan. Program Sekolah dan Kampus Bersih Narkoba dilakukan melalui pembelajaran di berbagai jenjang pendidikan.
"Program kedua adalah integrasi kurikulum anti narkoba. Saat ini, kami mendorong seluruh satuan pendidikan untuk mengintegrasikan edukasi pencegahan narkoba melalui mata pelajaran atau intrakurikuler, kokurikuler, maupun ekstrakurikuler. Di dalamnya terdapat berbagai program yang menyasar remaja hingga anak-anak," katanya.
Menurut Eva, edukasi pencegahan narkoba juga dilakukan dengan menghadirkan media yang mudah dipahami anak-anak.
"Salah satunya melalui bahan literasi pencegahan seperti komik edukasi. Karena pencegahan narkoba bukan hanya menyasar remaja atau orang dewasa, tetapi juga perlu dimulai sejak usia dini. Oleh karena itu, kami menghadirkan berbagai media edukasi yang mudah dipahami anak-anak," jelasnya.
Desa Bersinar Libatkan Pemerintah Daerah dan Masyarakat
Selain keluarga dan lingkungan pendidikan, BNN juga memperkuat pencegahan berbasis masyarakat melalui Program Desa/Kelurahan Bersinar. Program ini mendorong keterlibatan pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.
"Kemudian untuk program Desa/Kelurahan Bersinar, kami mendorong para pemangku kebijakan di tingkat daerah agar memiliki komitmen dan ikut berkontribusi dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba," ujar Eva.
"Bentuknya bisa melalui satuan tugas atau kegiatan edukasi kepada masyarakat. Jadi kolaborasi yang dibangun memang melibatkan berbagai pihak," lanjutnya.
Eva menambahkan, dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, BNN juga memastikan materi yang disampaikan sesuai dengan kelompok usia agar tidak menimbulkan pemahaman yang keliru.
"Karena itu, dalam melakukan edukasi, khususnya bersama sektor pendidikan, kami memiliki peta dan panduan agar materi yang diberikan sesuai dengan jenjang usia masing-masing. Sehingga setiap tingkatan mendapatkan edukasi yang tepat sesuai kebutuhannya," tutup Eva.
Melalui ketiga program tersebut, BNN berharap upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan keluarga, institusi pendidikan, pemerintah daerah, hingga masyarakat sebagai garda terdepan dalam membangun lingkungan yang bersih dari narkoba.(detik.com)
Sumber: https://news.detik.com/berita/d-8589743/bnn-andalkan-3-program-unggulan-untuk-cegah-penyalahgunaan-narkoba
komentar Pembaca