Minggu, 26 Jul 2026
- Home
- Internasional
- Citra Satelit Ungkap Fakta Baru, Iran Pulihkan Aset Militer Pascabom
Internasional,
Citra Satelit Ungkap Fakta Baru, Iran Pulihkan Aset Militer Pascabom
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 25 Jul 2026 15:16
JAKARTA - Iran dilaporkan telah memulihkan sejumlah aset militer yang sebelumnya menjadi target pengeboman Amerika Serikat dan Israel dalam waktu yang lebih cepat dari estimasi para analis. Laporan Wall Street Journal (WSJ) yang rilis Kamis (23/7/2026) mengungkap temuan ini berdasarkan analisis citra satelit pada beberapa fasilitas pertahanan dan area operasional logistik militer.
Bukti Rekonstruksi dari Udara
Citra satelit Planet Labs bulan Maret merekam kerusakan dua pintu gerbang terowongan gudang rudal bawah tanah di Kangavar, Iran barat akibat serangan udara AS. Namun, analisis gambar dari Airbus beberapa pekan setelahnya menunjukkan pintu masuk tersebut telah dibersihkan dari material puing-puing. Pemulihan serupa terpantau di fasilitas pelabuhan Bandar Anzali di Laut Kaspia. Citra tertanggal awal Juli memperlihatkan sebagian fasilitas yang dikelola Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) itu telah direkonstruksi.
Sebelumnya, militer Israel (IDF) mengeklaim mengebom pelabuhan besar tersebut beserta beberapa armada kapal pada bulan Maret. Di antara aset yang menjadi target adalah empat kapal yang dilengkapi sistem peluncur pertahanan udara dan antirudal. Proses perbaikan konstruksi juga terlihat di kawasan industri Raja Simi dekat Teheran serta markas militer Kermanshah yang sebelumnya dibom di awal operasi Epic Fury dan Roaring Lion.
Tanggapan Eks Komandan IDF dan Presiden AS
Mantan Komandan IDF Brigadir Jenderal Ran Kochav menilai langkah tersebut sebagai bentuk pengisian ulang stok persenjataan. 'Mereka memiliki kemampuan rekonstruksi dan industrialisasi yang sangat impresif,' pujinya, mengutip dari laporan WSJ. Kochav menambahkan bahwa kecepatan ini sejalan dengan rekam jejak Teheran dalam membangun kembali infrastruktur pascaperang 12 hari dengan Israel pertengahan tahun lalu.
Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut memberikan tanggapan terkait kondisi ini Kamis (23/7/2026). Saat berbicara kepada Badan Perlindungan Lingkungan AS, Trump menyebut Iran memiliki ketahanan. 'Mereka (Iran) tangguh, dan mereka cerdas, serta mereka masih memiliki sebagian kemampuan,' urainya. Meski demikian, ia membantah laporan media lokal yang menyebut posisi Iran saat ini lebih kuat dibanding empat bulan lalu, sembari menegaskan situasi bagi AS masih berjalan jauh lebih baik.(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/citra-satelit-ungkap-fakta-baru-iran-pulihkan-aset-militer-pascabom.html
komentar Pembaca