Selasa, 23 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Remaja 13 Tahun Meninggal Usai Makan Mi Instan Mentah

Peristiwa,

Remaja 13 Tahun Meninggal Usai Makan Mi Instan Mentah

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 26 Agu 2025 11:30
Berita satu.com
Seorang remaja berusia 13 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah mengonsumsi tiga bungkus mi instan mentah di Kairo, Mesir. Menurut laporan media lokal, remaja itu tiba-tiba merasa tidak enak badan sekitar setengah jam setelah memakan mi kering tersebut.

Remaja tersebut mengalami gejala seperti sakit perut hebat, berkeringat, dan muntah sebelum akhirnya meninggal dunia. Pemilik toko yang menjual mi instan tersebut sempat diperiksa, namun hasil uji produk dan autopsi menunjukkan kematian bukan disebabkan oleh keracunan. 

“Diduga penyebabnya adalah gangguan usus akut atau sumbatan pencernaan akibat mengonsumsi mi mentah dalam jumlah besar,” tulis Dailymail, Selasa (26/8/2025). 

Kasus ini memicu perdebatan mengenai perlunya protokol yang lebih ketat terhadap makanan olahan dan zat tambahan yang terkandung di dalamnya. Para ahli memperingatkan bahwa makan mi instan mentah, yang sempat populer sebagai tantangan di media sosial, dapat menyebabkan dehidrasi parah dan sumbatan usus, bahkan berpotensi fatal.

Selain itu, konsumsi mi instan secara umum mengandung natrium tinggi; satu bungkus biasanya mengandung hingga 1.330 mg natrium, mendekati batas harian yang direkomendasikan WHO. Profesor Lauren Ball dan Dr Emily Burch menulis bahwa konsumsi natrium tinggi dalam jangka panjang bisa membebani jantung dan ginjal. 

“Perlu diketahui  mi instan rendah serat sehingga berisiko memengaruhi sistem pencernaan,” jelas mereka. 

Satu bungkus mi instan biasanya mengandung hingga 1.330 mg natrium, sementara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan konsumsi natrium hingga 2.000 mg per hari.

Penelitian terbaru di Korea Selatan menunjukkan bahwa konsumsi mi instan lebih dari dua kali seminggu dikaitkan dengan risiko sindrom metabolik yang lebih tinggi, yaitu sekelompok kondisi yang meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan masalah kesehatan lainnya.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Senin, 22 Jun 2026 16:29

    Jadwal Bola Malam Ini 22-23 Juni 2026: Argentina, Prancis, dan Senegal

    Jadwal bola malam ini, Senin (22/6/2026) hingga Selasa (23/6/2026) pagi WIB, menyajikan sejumlah pertandingan menarik pada lanjutan fase grup Piala Dunia 2026. Sejumlah tim unggulan dunia akan kembali

  • Senin, 22 Jun 2026 16:26

    Dahlan Iskan Tantang Bahlil Cabut Izin Tambang Batu Bara Pelanggar DMO

    JAKARTA - Ancaman pemadaman bergilir di Indonesia akibat menipisnya stok batu bara untuk pembangkit listrik mendapat sorotan tajam. Mantan Direktur Utama (Dirut) PLN sekaligus Menteri BUMN era SBY Dah

  • Senin, 22 Jun 2026 16:18

    Dedi Mulyadi Angkat Suara soal Pemadaman Listrik di Jabar: Bisa Menganggu Industri dan Produknya Gagal

    Sejumlah wilayah di Jawa Barat termasuk Bandung Raya mengalami pemadaman listrik PLN. Banyak warga yang mengeluh akibat pemadaman tersebut, karena telah menganggu aktivitas.Gubernur Jabar, Dedi Mulyad

  • Senin, 22 Jun 2026 15:36

    Aliansi Masyarakat Jakarta Gelar Aksi di Patung Kuda, Dukung MBG Dilanjutkan

    Jakarta-Massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Jakarta menggelar unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap keb

  • Senin, 22 Jun 2026 15:32

    Terpilih ke Istana Negara, Rizqy dan Arifa Jadi Wakil Riau di Paskibraka Nasional 2026

    PEKANBARU " Kabar membanggakan datang dari Provinsi Riau.Setelah melalui rangkaian seleksi dan verifikasi tingkat pusat yang berlangsung di Jakarta, dua pelajar terbaik Riau resmi terpilih sebagai C

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.