Bangkok - Seorang pria dan wanita tersambar kereta api saat foto
selfie di jalur kereta api di Stasiun Kereta Samsen, Bangkok pada Kamis pagi.
"Mereka terluka parah," kata polisi seperti dikutip dari Asia One, Jumat (9/2/2018).
Teman mereka, Amornthep Tipnongwaeng, mengatakan kepada polisi bahwa
mereka bertiga telah minum minuman beralkohol di sepanjang rel dekat
stasiun kereta api pada pukul 04.00 pagi. Lalu Walailak Sukama dan Amnaj
Nawantib ingin berfoto selfie dengan latar jalur kereta. Namun, dia tak menyadari ada kereta mendekat masuk di jalur lain.
Sejauh ini tak diketahui pasti mengapa pasangan tersebut tak menyadari sebuah kereta yang melaju mendekat ke arah mereka.
Kapten Polisi Wisanusak Sueb-in, Wakil Inspektur Kantor Polisi
Samsen, diberitahu tentang kecelakaan tersebut pada pukul 05.00 pagi.
"Walailak, kaki kanannya diamputasi setelah tertabrak dan terseret
kereta api, sementara Amnaj terjatuh tak sadarkan diri," beber
Wisanusak.
Kini keduanya dibawa ke Rumah Sakit Vajira.
Salah satu teman korban, Amornthep, menambahkan bahwa mereka minum
minuman beralkohol di daerah tersebut selama sekitar satu jam, ketika
teman-temannya memutuskan untuk selfie di rel kereta.
Wisanusak mengatakan polisi belum memeriksa rekaman dari kamera
keamanan di daerah tersebut. Dia pun memutuskan tidak mengajukan
tuntutan.
Sementara itu, selfie
berujung petaka juga pernah terjadi di Peru. Niat awal pelesir, nasib
turis Jerman ini malah berakhir tragis. Alih-alih mendapatkan hasil
foto selfie spektakuler, ia malah menjemput maut dan terjatuh di situs kuno Machu Picchu di Andes, Peru.
"Oliver Park (51) mengabaikan tanda-tanda keselamatan dan peringatan
dari petugas dan pergi ke area terbatas dekat dengan tepi tebing pada
hari Rabu, 29 Juni 2016 waktu setempat," kata para pejabat seperti
dikutip dari BBC, Jumat, 1 Juli 2016.
Pihak berwenang menuturkan, dia mencoba untuk berfoto selfie dengan pose seolah-olah melompat. Namun, ia malah kehilangan pijakan dan terjatuh ke jurang. Areanya berbatu dan hutan belukar.
"Turis Jerman ini jatuh ke jurang di taman arkeologi Machu
Pichu ketika sebuah foto diambil di tepi itu," tutur sumber polisi
Nasional Peru (PNP) dikutip dari insidetheworld.org.
Insiden itu terjadi sekitar pukul 11.45 (16.45 GMT) di Machu Picchu,
salah satu bukit yang mengelilingi reruntuhan benteng Inca sebelah
Huayna Picchu yang biasa dipenuhi wisatawan.
Tim penyelamat menemukan tubuh turis Jerman itu pada hari Kamis, 30
Juni 2016 waktu setempat, dan membawanya ke kantor polisi setempat lalu
menuju layanan kesehatan. Polisi mengatakan jasadnya dibawa ke kamar
jenazah di Kota Cusco.
(liputan6.com)
Peristiwa