Stres Ditinggal Istri, Warga Limbungan Ini Pilih Gantung Diri di Halaman Belakang
Kamis, 30 Jul 2015 10:57
Kapolsek Rumbai Pesisir, Kompol Irmadison kepada GoRiau.com, Kamis (30/7/2015) mengatakan, kasus gantung diri ini terjadi pada Rabu (29/7/2015) malam, sekitar pukul 22.00 WIB. Adapun korban diketahui bernama Jabal Nurhakim (32). Jasadnya pertama kali ditemukan sang adik bernama Rina Hakim, yang curiga lantaran korban tak kembali dari halaman belakang.
"Setelah adik korban mengecek ke belakang rumah, ternyata korban sudah dalam keadaan tergantung. Kemudian pihak keluarga mengabari ketua RT dan kepolisian. Polsek Rumbai Pesisir dan tim identivikasi dari Polresta Pekanbaru langsung ke lokasi untuk mengidentifikasi korban ini," kata Kapolsek.
Hasil penyelidikan kepolisian, aksi bunuh diri almarhum Jabal dikarenakan ia stres ditinggal oleh sang istri ke Batam. "Kita selidiki motifnya, ada sms antara korban dan istrinya, isinya sms bahwa si istri tidak akan kembali lagi ke rumah karena ada cekcok. Diduga ini yang jadi pemicu sehingga korban bunuh diri," bebernya.
Ini juga diperkuat oleh pernyataan ibu korban yang menyebut bahwa satu hari sebelum kejadian, Jabal terlihat ribut dengan istrinya, sehingga sang istri memilih pergi meninggalkannya ke kota Batam. "Selain itu ditubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," jawab Kapolsek kepada GoRiau.com.
Beberapa jam sebelum gantung diri, warga jalan Pembina III RW 6 RT 2, kelurahan Limbungan kecamatan Rumbai Pesisir ini sempat memarahi anaknya yang sedang belajar dengan abang tirinya. Jabal yang kesal bahkan sempat memukul dinding lemari hingga jebol.
"Anaknya ini sedang belajar membaca sama abang tirinya melalui handphone dan anaknya mengeja Ba-Bi, lalu Jabal ini marah kepada anaknya, dia bilang kalau belajar yang baik jangan begitu, dan dia langsung memukul lemari pakaian sampai jebol," ujarnya.
Setelah itu, Jabal langsung menuju halaman belakang dan menghabisi nyawanya dengan cara gantung diri. "Rencananya malam itu kita mediasikan untuk membawa jasad korban demi kepentingan autopsi, namun pihak keluarga menolaknya dan akan memakamnkannya, jadi kita buat surat perjanjian," tutup Kompol Irmadison. (grc) Peristiwa
Mendidih! Houthi Luncurkan Rudal ke Arab Saudi
Jakarta - Kelompok pemberontak Houthi di Yaman mengklaim telah melancarkan serangan rudal terhadap Arab Saudi pada hari Sabtu (25/7), beberapa jam setelah bersumpah untuk membalas serangan terhadap ke
Ribuan Warga Bengkalis Padati Lapangan Tugu Ikuti Tabligh Akbar Habib Husein Ja'far
BENGKALIS-Ribuan masyarakat memadati Lapangan Tugu Bengkalis untuk mengikuti Tabligh Akbar sempena Hari Jadi ke-514 Bengkalis, Jumat (24/7/2026) malam. Kehadiran dai muda nasional, Habib Husein Ja
Samsung Galaxy Watch Ultra2, Smartwatch Premium dengan Health Insights Berbasis AI untuk Trail Running, Diving, dan Kesehatan Preventif
Trail running, hiking, hingga diving menjadi aktivitas yang semakin diminati karena menawarkan tantangan fisik sekaligus pengalaman eksplorasi. Namun, aktivitas tersebut juga menuntut pengguna memaham
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan, Kejagung Beberkan Alasan Penempatan di Rutan KPK
JAKARTA â€" Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah (FA), sebagai tersangka dalam perkara dugaan Tindak Pidana Pencucian
Temui KPK, Bupati Siak Afni Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi di Lingkungan Pemkab Siak
JAKARTA â€" Bupati Siak Afni bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak melakukan audiensi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membahas penguatan upaya pencegahan korupsi serta pem