Sumatera Jungle Run (SJR) Dipastikan Digelar 26-27 September 2020 dengan standart protokol kesehatan
Laporan: Muhammad Agus
admin
Senin, 24 Agu 2020 15:22
Sumatera Jungle Run (SJR) yang awalnya dilaksanakan pada tgl 11 april 2020,
namun karena adanya pandemi Covid-19 akhirnya pelaksanaannya sempat tertunda.
Dengan perkembangan situasi pandemi Covid-19 yang bisa ditekan bersama sekarang
ini, maka kegiatan Sumatera Jungle Run akan dilaksanakan kembali selama 2 hari
pada tanggal 26-27 September 2020 dengan tetap menatuhi protokol kesehatan s
ecara ketat. Demikian pernyataan Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi,
S.H., S.I.K., M.Si merelounching Event Sumatera Jungle Run 2020 pada Minggu
siang (23/8) di Ballroom Hotel Pengeran Pekanbaru.
Sumatera Jungle Run yang bertujuan memperkenalkan hutan Riau, menjaga kelestarian
hutan agar jangan terbakar, dan juga meningkatkan potensi wisata. Hutan dan
keanekaragaman di dalamnya adalah berkah yang harus disyukuri. SumateraJungle Run
merupakan lomba lari trail atau lintas alam terbesar di Pulau Sumatera.
Lomba ini mempunyai kualifikasi internasional karena tersertifikasi oleh
Internasional Trail Run Assosiation (ITRA).
Lomba ini juga memperebutkan hadiah menarik. ITRA adalah asosiasi lari lintas
alam yang berpusat di Perancis. Selain hadiah, Finisher Sumatera Jungle Run 2020
akan mendapatkan poin yang bisa digunakan untuk mengikuti lomba itra yang lain
yang digelar di mount blanc perancis. Maka itu Sumatera Jungle Run 2020 adalah
lomba lari elit. Sumatera Jungle Run 2020 akan digelar pada hari sabtu 26
September 2020 yang diperuntukan untuk kelas 5 K dan 10 K dengan 350 pelari
dan Minggu 27 September 2020 khusus kelas 21 K dengan jumlah sekitar 350-an
pelari. Acara diikuti total sekitar 700 orang WNI dan WNA.
Kegiatan diawali dengan Opening Bumper Sumatera Jungle Run, pembukaan MC,
press conference oleh Kapolda Riau di dampingi oleh Race Director SJR,
pemutaran video simulasi lomba dengan penerapan adaptasi kebiasaan baru,
sesi tanya jawab media dan peserta, pernyataan dukungan dari Gubernur Riau
diwakili bapak Sekda Provinsi Riau, penekanan tombol sirine pertanda event
resmi diumumkan secara simbolis, closing dan foto bersama.
Dalam pelaksanaan press conferencenya, Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Effendi
SH SIK MSI menyampaikan bahwa rencana awal kegiatan Sumatera Jungle Run pada
tanggal 11 April 2020, lalu ditunda karena covid-19. “Dengan dukungan dari
semua pihak, kegiatan Sumatera Jungle Run ini dapat kita selenggarakan
tanggal 26-27 September 2020 di Tahura Minas Kabupaten Siak.
Selama covid-19 ini, para peserta yang telah mendaftar berkeinginan tetap
melanjutkan dan hanya 20% saja yang mengundurkan diri. Kegiatan ini merupakan
point untuk mengikuti lomba ITRA yang ada di Mount Black Perancis. Kegiatan
ini bertujuan bukan untuk merusak hutan, melainkan melindungi hutan dan menjaganya. Bersama Kita Bisa”, terang Agung
Amelia Septiana, Race Director SJR 2020 menyampaikan bahwa SJR ygang semula
direncanakan dibulan April tertunda akibat covid-19 sehingga saat ini baru
dapat dilaksanakan di bulan September 2020 dengan mengikuti adaptasi kebiasaan
baru sesuai protokol kesehatan. “Panitia telah memperbaharui beberapa tahapan
dalam pelaksanaannya. Adanya penerapan protokol kesehatan. Sehingga iven
dilaksanakan dalam dua hari, dimaksudkanuntuk mengurangi kerumunan orang,
" ungkapnya.
Amelia menambahkan Perlombaan tetap terbagi kedalam tiga kategori, yakni
jarak 5 K, jarak 10 K dan jarak 21 K. “Untuk jarak 5 K dan 10 K akan
dilaksanakan pada hari pertama yakni Sabtu (26/8), sedangkan untuk 21 K
dilaksanakan pada hari berikutnya, yakni hari Minggu (27/8). Setiap peserta
diwajibkan menggunakan masker, peserta juga akan dilakukan pengecekan suhu
tubuh, dibeberapa titik seperti Water Station (WS) sudah dipersiapkan alat
cuci tangan," jelasnya. (Aton)