Minggu, 31 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Tak Hanya di Desa Ransang, Abrasi Sungai Kampar Juga Rusak 7 Rumah Warga di Desa Sering Pelalawan

Peristiwa,

Tak Hanya di Desa Ransang, Abrasi Sungai Kampar Juga Rusak 7 Rumah Warga di Desa Sering Pelalawan

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 10 Jul 2025 11:13
TRIBUNPEKANBARU.COM
PELALAWAN - Abrasi Sungai Kampar di Kabupaten Pelalawan Riau ternyata tidak hanya melanda 4 rumah warga di Desa Ransang Kecamatan Pelalawan yang terjadi sejak Minggu (6/7/2025) lalu. 
Bencana serupa ternyata terjadi juga di Desa Sering Kecamatan Pelalawan.
Ada 7 rumah milik masyarakat yang mengalami kerusakan karena abrasi tanah di tepi Sungai Kampar. 
Lokasinya tepat di dekat jembatan kembar Jalan Lintas Timur (Jalintim) Pangkalan Kerinci.
Daerah itu masuk wilayah Dusun 3 Teluk Lindai Sering Barat, Desa Sering. 
Instansi terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), perangkat desa dan kecamatan telah turun ke lokasi pada Rabu (9/7/2025) lalu.
Didampingi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tengku Khairil.
Tim gabungan melihat langsung kondisi rumah warga yang rusak karena pengikisan pantai. 
"Kondisi rumahnya tidak layak huni lagi, makanya disarankan mengungsi. Takut terjadi bencana yang membahayakan," ungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pelalawan, Zulfan M.Si kepada tribunpekanbaru.com, Kamis (10/7/2025).
Berdasarkan pantauan di lapangan, tujuh rumah itu mengalami kerusakan ringan, sedang, dan berat.
Namun lantaran posisinya tepat di tepi sungai dan pintu bagian depan mengarah ke air, kondisi itu semakin riskan apabila warga bertahan di dalam rumah. 
Bagian lantai sudah mulai retak dan tanah di sekitar longsor serta bergeser. Bahkan dari peninjauan kasat mata, tanah di bawah lantai sudah kosong serta berisi air. 
"Ibaratnya tinggal tunggu waktunya aja bangunan runtuh. Selain akibat abrasi, ada juga pengaruh banjir-banjir yang terjadi selama ini," tambah Zulfan. 
Masyarakat telah mengungsi ke rumah keluarganya agar lebih aman.
Sebanyak 6 Kepala Keluarga (KK) telah meninggalkan rumah dan mengungsi secara mandiri. 
Sedangkan satu KK tetap bertahan di dekat lokasi rumahnya dan menghuni sebuah tenda yang didirikan oleh BPBD.
"Rata-rata pekerjaan mereka nelayan. Satu keluarga minta dibuatkan tenda dan tinggal di situ. Supaya tetap bisa mencari ikan," ujarnya. 
Seluruh barang-barang dan perkakas rumah tangga dari 7 rumah itu telah dievakuasi dan dipindahkan ke tempat yang aman.
Saat proses mengambil barang, warga mengangkat melalui jendela karena tidak berani lagi lewat pintu depan yang berbatasan dengan air sungai, kuatir terjadi longsor susulan. 
Warga juga mengalami kerugian akibat kerambah ikan yang ikut terdampak akibat abrasi.
Satu unit kerambah berisi ikan yang hendak dipanen dalam waktu dekat hancur dan semua ternaknya hanyut ke sungai. 
Instansi gabungan Pemda Pelalawan akan menggelar rapat untuk memutuskan solusi atas bencana abrasi tersebut.
Pemkab berencana akan memberikan bantuan dana sagu hati kepada warga korban abrasi. Proses penilaian besaran bantuan akan dilakukan Dinas PUPR dan penganggarannya melalui Dinas Sosial. 
"Sebenarnya fenomena abrasi ini sudah lama, tapi masih jauh dari sungai. Selamat sudah dekat dan merusak rumah," sebutnya.***(Tribun pekanbaru.com)
Sumber: TRIBUNPEKANBARU.COM

Peristiwa
Berita Terkait
  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:34

    Dolar Terus Menanjak Ini Saran Ekonom Riau untuk Masyarakat

    PEKANBARU - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin menanjak, nyaris mendekati Rp18 ribu. Masyarakat diminta tetap tenang, tak perlu gegabah apalagi panik.Demikian dikatakan Ekonom Riau Dahl

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:29

    Terbongkarnya Perselingkuhan Istri dengan Sahabat Sendiri: Idham Melakukan Hal Nekad

    Idham Dermawan (35), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga nekat mengakhiri nyawa rekannya sendiri, Agmi (35).Idham meradang setelah mengetahui adanya hubungan terlarang antara korban

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:06

    Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Rp 61,25 T .

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Prabowo membawa pulang capaian kerja sama bernilai Rp 61,25 triliun.Dikutip dari keterangan Badan Komunik

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:01

    Babak Baru Kasus Dugaan Penipuan Calon Jemaah Umrah, Bos Hanania Travel Ditahan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka

    Polda Metro Jaya menahan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group berinisial ASF setelah ditetapkan sebagai tersangka. Polda Metro Jaya sebelumnya menerima dua laporan terkait

  • Sabtu, 30 Mei 2026 14:31

    Sindikat Penipuan Bermodus Batu Merah Delima Perdaya ASN Siak Ratusan Juta

    SIAK- Seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Siak bernama Zainuddin alias Atan (54) menjadi korban sindikat penipuan bermodus jual beli batu merah delima bertuah. Warga Kecamatan Mempura tersebut

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.