Peristiwa
Terkait Aksi 2 Desember, Berikut Pernyataan Sikap MUI
Laporan: Vivi Mulfita Sari
Rabu, 23 Nov 2016 15:00
JAKARTA-Terkait rencana aksi Gerakan Nasional Pengawal (GNPF) Fatwa MUI yang akan menggelar aksi pada 2 Desember mendatang, berikut pernyataan sikap MUI yang tertuang dalam Taushiyah Kebangsaan.
Taushiyah Kebangsaan ini ditandatangani oleh Ketua Umum MUI Maaruf Amin disampaikan oleh Wasekjen MUI Sholahudin Wahid pada Selasa (22/11/2016) kalau di Kantor MUI.
1. MUI mengimbau kepada masyarakat agar dalam ikhtiar
memperjuangkan musyawarah dengan para saluran lobi, eksekutif, pihak
pengambil kebijakan, baik termasuk keamanan dan penegak hukum maupun
legislatif serta aparat menyampaikan pernyataan pendapat melalui pers
dan media komunikasi lainnya karena hal tersebut dinilai lebih efektif
dan memberikan citra positif bagi pendidikan demokrasi di Indonesia.
2. Apabila terpaksa hendak melakukan demonstrasi, MUI mengimbau agar
dilakukan dengan sopan, tertib, damai, akhlaqul karimah, serta mematuhi
peraturan yang berlaku.
3. Terkait dengan rencana aksi unjuk rasa pada 2 Desember 2016 yang antara lain akan dilakukan oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI), maka MUI memandang perlu untuk menegaskan bahwa GNPF MUI bukanlah merupakan bagian dari Dewan Pimpinan MUI dan tidak ada hubungan struktural formal apapun juga antara DP MUI dengan GNPF MUI.
4. MUI meminta apabila terdapat kelompok masyarakat tetap melakukan aksi demo pada 2 Desember 2016, hal tersebut hendaknya dilakukan dengan tidak menggunakan atribut atau logo atau simbol-simbol MUI.
5. MUI juga mengingatkan peserta unjuk rasa agar tetap fokus pada tema penegakan hukum kasus penistaan agama serta tidak menyimpang untuk tujuan lainnya yang tidak sesuai dengan semangat menjaga kebhinnekaan dan keutuhan NKRI.
6. MUI mengimbau kepada pihak Kepolisian dan aparat keamanan lainnya, hendaknya dalam menghadapi para peserta unjuk rasa tetap mengedepankan pendekatan persuasif, dialogis profesional, dan proporsional serta menghindari penggunaan kekerasan.
"Demikian Taushiyah Kebangsaan MUI ini disampaikan semoga dapat dijadikan perhatian kita bersama, tulis Maaruf Amin mengakhiri. (Rls/vie)
Peristiwa
Harumkan Nama Bangsa, Perwira Korps Hukum TNI AD Raih Gelar Master dan Lulus Pendidikan Setingkat Lemhannas di Pakistan
Jakarta - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Prajurit TNI Angkatan Darat di kancah internasional. Perwira Korps Hukum TNI AD, Kolonel Chk Dr. Arief Fahmi Lubis, S.H., M.H., M.Han., M.A., Ph.D.,
Abdul Kasim Minta Disdik Riau Larang Sekolah Jual Seragam, Orang Tua Diminta Bebas Memilih
PEKANBARU - Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Riau, Abdul Kasim, meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau menghentikan praktik pengadaan maupun penjualan seragam sekolah melalui SMA/SMK negeri
Lanud Sjamsudin Noor dan ULM Rancang Sistem Pengembangan Pertanian Terpadu Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional
Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., didampingi para Kepala Dinas dan Pejabat List A Lanud Sjamsudin Noor, menerima kunjungan Rektor Universitas Lambung
51 SPPG di Lebak Siap Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Fokus Daerah 3T
Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Lebak mengumumkan kesiapan 51 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini secara khus
Jawa Tengah Disorot KPK, 4 Kepala Daerah Kena OTT Sejak 2025
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menganggap bahwa tindakan operasi tangkap tangan (OTT) yang terjadi di Kabupaten Sukoharjo merupakan sebuah ironi. Hal ini dikarenakan praktik dugaan pemerasan terse