Tewas Diterkam Harimau Padahal Baru 5 Hari Kerja di Pelalawan, Wanita Pekerja HTI Dimakamkan di Sini
Admin
Senin, 22 Agu 2022 13:37
PELALAWAN - Korban serangan harimau sumatera di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan bernama Seha Sopiana Manik (44) telah dikebumikan pihak keluarga setelah ditemukan tewas pada Sabtu (20/8/2022) pekan lalu.
Wanita itu diserang harimau pada Jumat (19/8/2022) malam pekan lalu di pinggir kanal PT Peranap Timber Desa Pulau Muda tepat di depan barak karyawan.
Pekerja penanaman Hutan Tanaman Industri (HTI) PT Essa Indah Timber Estate itu diterkam harimau di depan suaminya sendiri Rudi Zai (45).
Wanita bernasib naas itu diseret harimau hingga ke dalam hutan akasia pada malam kejadian.
Jenazah Seha Sopiana baru ditemukan keesokan harinya, Sabtu (20/8/2022) siang sekitar pukul 14.00 WIB dengan kondisi yang mengenaskan.
"Informasi yang kami terima, jenazah korban sudah dikebumikan. Kita menyerahkan korban kepada keluarga setelah berhasil dievakuasi dari TKP," tutur Kapolres Pelalawan, AKBP Guntur Muhammad Tariq SIK melalui Kapolsek Kuala Kampar AKP Hanova Siagian , Senin (22/8/2022).
Kapolsek Hanova Siagian menerangkan, jenazah perempuan malang itu diberikan kepada keluarga pada Sabtu (20/8/2022) sore usai dibawa dari areal Green belt PT Peranap Timber.
Pada malam harinya, pihak keluarga langsung membawa jenazah korban ke Pangkalan Kerinci.
Selanjutnya, dimakankan di daerah Rantau Baru, Pangkalan Kerinci karena ada keluarga korban di daerah itu.AKP Hanova menjelaskan, dari informasi para pekerja HTI yang tinggal satu barak dengan mereka, korban bersama suaminya Rudi Zai serta seorang anaknya baru bekerja di perusahaan tersebut.
Belum genap satu minggu atau sekitar 5 hari bekerja sebagai perawat dan penanam kayu akasia di Desa Pulau Muda.
Namun malang tak dapat ditolak dan untung tak dapat diraih, korban meninggal dunia dengan cara mengenaskan dimakan Si Belang di depan mata suaminya sendiri.
"Mereka baru kerja di situ. Dalam satu barak juga mereka tidak banyak orangnya. Tapi sudah musibah seperti ini. Jenazah dibawa ke Pangkalan Kerinci," beber Hanova.
Dikatakannya, pada saat harimau menyerang kondisi di lokasi cukup ramai, karena ada alat berat sedang bekerja.
Diduga korban duduk di tepi kanal sembari menonton eskavator itu bekerja serta menunggu suaminya sedang mandi.
Ternyata binatang buas itu telah mengintai korban dari dalam kanal dan langsung menerkamnya hingga memangsa bagian tubuh perempuan tersebut.