Peristiwa
Tiga Terdakwa Pembunuh Nelayan di Rohil Disidangkan
Laporan: Anggi Sinaga
Rabu, 23 Nov 2016 08:53
UJUNGTANJUNG-Pengadilan Negeri Rokan Hilir selasa (22/11) sekitar pukul 17.30 wib menggelar sidang tiga orang terdakwa yaitu Aswan, Zulfikar, dan Rafi , pelaku pembunuhan terhadap korban Ridwan alias Iwan (38) seorang Nelayan warga Jalan Rintis RT 08 RW 01, Kepenghuluan Bagan Punak Pesisir, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir.
Kejadian pembunuhan terjadi sekira bulan juli 2016 lau, bermula ketika korban Ridwan meminjam sepeda motor milik pelaku Aswan, namun karena terlambat dikembalikan oleh korban. Pelaku marah dan kemudian memanggil paman dan adiknya. Seketika, pelaku Aswan menahan korban lalu paman dan adik pelaku menusuk korban dengan pisau
Seperti informasi yang diketahui sebelumnya Ridwan als Iwan tewas mengenaskan, setelah ditikam dengan pisau oleh temannya Zulfikar dan Rafi dibagian pinggang, dada dan punggung korban. Meski korban sempat dilarikan ke RSUD Pratomo Bagansiapiapi, saat itu namun nyawa korban tidak tertolong lagi.
Atas perbuatan ketiga terdakwa ini Kejari Rohil melalui JPU Endra Andre SH dalam dakwaannya mengancam para terdakwa dengan Pasal alternatif yakni 340 tentang Pembunuhan berencana dan pasal 338 tentang penganiayaan yang mengakibatkan orang lain meninggal dengan ancaman 5 tahun atau seumur hidup.
Sebelum memberikan keterangan dipersidangan, lima orang saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Endra Andre SH dalam perkara ini yaitui Eka, ( istri korban) Unyil , Sulastri.,Irpan dan Syafrizal, terlebih dahulu diambil sumpahnya oleh Ketua Majelis Hakim Lukman Nulhakim SH MH dan dua anggotanya Rina Yose SH dan Crimson Situmorang SH dengan Panitera pengganti Julpapman Harahap SH,sedangkan ketiga Terdakwa ini didampingi oleh Penasehat Hukum Fitriani SH dari LBH Ananda.
Pantauan dalam sidang salah satu saksi yaitu Syafrizal , kakak korban mengalami pingsan , karena dirinya tak sanggup untuk memberikan keterangan dipersidangan , saat itu juga saksi diangkat keluar dari ruang sidang untuk dirawat , akhirnya sidang dilanjutkan dengan mendengarkan empat orang saksi berikutnya .
Dari seluruh keterangan saksi yang diberikan di dipersidangan, ketiga terdakwa ini hanya menyangkal keterangan salah satu saksi Sulastri yang menjelaskan bahwa dirinya melihat Aswan ada dua kali menikam korban pada bagian punggung dan dada korban.
Aswan menyangkal bahwa ia hanya menikam satu kali saja, pada bagian punggung korban.
Setelah keempat saksi ini selesai memberikan keterangan Ketua Majelis Hakim, menanyakan kepada JPU apakah masih ada saksi yang akan diajukan, Andre Endra SH mengatakan tidak ada. " Sudah cukup pak Mulia," ujarnya
Selanjutnya Ketua Majelis menutup sidang dan sidang akan
dilanjutkan satu minggu kedepan dalam waktu yang sama dengan agenda
pemeriksaan saksi yang meringankan terdakwa .(asg)
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura
TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)
Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan
PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa
267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan
TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S
2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik
Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di
Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis
BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara