Selasa, 28 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Tipu Daya Pelaku Investasi Bodong Rp 17 M, Korban: Ngomongnya Agamis

Peristiwa

Tipu Daya Pelaku Investasi Bodong Rp 17 M, Korban: Ngomongnya Agamis

Kamis, 18 Jul 2019 15:08
Detik.com
Pelaku investasi bodong berkedok pengeringan bahan jamu di Klaten, Jawa Tengah.
KLATEN - Pelaku investasi bodong berkedok pengolahan jamu, Alfarizi menipu para korbannya yang diduga mencapai 1.800 orang. Salah seorang korban menilai cara bicara pelaku cukup meyakinkan.

"Sering ngomong agamis. Katanya dia ingin semua mitranya bisa sejahtera," ujar salah seorang korban Tri (30) di Mapolres Klaten, Kamis (18/7/2019).

Warga Trucuk, Klaten ini mengaku baru saja mendaftar paket kedua yakni Rp 16 juta. Dia sama sekali belum menerima keuntungan.

Pekan lalu para mitra mendapatkan kabar bahwa perusahaan libur tiga hari dan Alfarizi tidak dapat dihubungi. Saat mendatangi kantor di Kecamatan Ceper, Klaten, ternyata sudah tutup.

Untuk bergabung menjadi mitra, warga harus membayarkan uang pendaftaran sesuai paket yang dipilih. Ada tiga paket, yakni senilai Rp 8 juta, Rp 16 juta dan Rp 24 juta.

Setelah mendaftar, mitra mendapatkan peralatan untuk bekerja, seperti oven hingga bahan-bahan jamu. Mitra hanya bertugas mengeringkan bahan jamu yang basah.

Sekali setor dalam seminggu, mitra bisa memperoleh gaji sesuai paket yang dia ikuti. Paket pertama mendapatkan Rp 1 juta, kedua Rp 2 juta dan ketiga Rp 3 juta.

Salah satu korban, Andri (28), warga Kecamatan Cawas, Klaten mengatakan awalnya mendaftar paket kedua, yakni Rp 16 juta. Setelah merasakan imbal balik, dia menambah investasi beberapa kali hingga senilai lebih dari Rp 70 juta.

"Saya keluar uang sudah sekitar Rp 70 juta. Beberapa kali setor, sudah mendapatkan imbal balik sekitar setengahnya. Tapi tetap saja masih rugi banyak," kata Andri.

Andri bergabung sejak empat bulan yang lalu. Menurutnya, Alfarizi cukup meyakinkan sehingga bisa menipu dia dan ribuan orang lainnya.

"Karena kan sudah terdaftar usahanya, pakai tandatangan materai, sering bertemu langsung dengan Alfarizi di kantor. Makanya kita percaya," ujarnya.


Sumber: detik.com
Peristiwa
Berita Terkait
  • Selasa, 28 Jul 2026 11:30

    Meresahkan, Pengedar Perusak Saraf Sabu di Mandau Diringkus Polisi

    BENGKALISâ€" Penyalahgunaan dan peredaran Narkoba di Kecamatan Mandau meresahkan. Kali ini, Tim Opsnal Polsek Mandau Polres Bengkalis meringkus seorang tersangka pengedar wilayah Duri Barat.Kapolres B

  • Selasa, 28 Jul 2026 10:52

    Akal Bulus Pengedar Narkoba di Bengkalis, Sabu Dikubur Dalam Tanah di Kebun Sawit

    PEKANBARU - Komplotan pengedar narkoba di Kabupaten Bengkalis, berusaha mengelabui polisi dengan cara yang tak biasa.7 Kg sabu disebar di sejumlah lokasi, mulai dari dikubur di dalam tanah hingga dise

  • Selasa, 28 Jul 2026 10:44

    Rilis Survei SMRC, Ini Alasan Kepuasan Terhadap Prabowo Berkurang

    JAKARTA - Tingkat kepuasan masyarakat terhadap jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mengalami perubahan signifikan. Hal ini terekam dalam paparan survei Saiful Research and Consulting (SMRC

  • Selasa, 28 Jul 2026 10:43

    Anggota POM TNI Gugur Tertembak, Bripka R Diperiksa Propam Polda Aceh

    JAKARTA - Pratu Galuh Nugraha, anggota TNI yang berdinas di Polisi Militer Kodam (Pomdam) Iskandar Muda meninggal dunia usai terkena peluru pantulan (rekoset). Insiden ini terjadi saat korban membantu

  • Selasa, 28 Jul 2026 10:11

    Tegas Larang Dapur MBG Pakai Minyakita dan LPG 3 Kg, Kepala BGN Ancam Tutup Permanen

    JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono melarang tegas penggunaan bahan kebutuhan pokok bersubsidi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG)

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki