Peristiwa
Tumpukan Tanah Ganggu Penggunaan Jalan di Bagan Batu
Laporan : Hendra Dedi Syahbudi
Rabu, 06 Mar 2019 14:13
Pantauan di lokasi pada Selasa (5/3) siang, tumpukan tanah tersebut memakan hampir separuh badan jalan sebelah kiri dari arah Pekanbaru menuju Medan. Akibatnya, ruas jalan menjadi macet, kendaraan bermotor khususnya kendaraan besar, terpaksa silih berganti melalui jalan tersebut.
Tumpukan tanah tersebut, persis di depan sebuah kios yang berdiri di Daerah Milik jalan (DMJ) milik warga Bagan Manunggal, Ignatius Sihotang.
Ignatius Sihotang yang dikonfirmasi mengatakan bahwa tumpukan tanah tersebut diletakkan oleh salah satu pihak yang bersengketa atas tapak tanah tersebut.
Yang mana, lanjut Sihotang pihaknya yang menumpang mendirikan kios di DMJ itu juga tidak diberitahukan melalui surat tembusan bahwa salah satu pihak memenangkan perkara Perdata di Mahkamah Agung atas tanah tersebut. Sehingga, pihak yang mengaku menang perkara tersebut tiba-tiba menimbunkan tanah pada Minggu (3/4) saat ia dan keluarga pergi beribadat ke Gereja.
"Dan pada Selasa (5/3) siang ini, tumpukan tanah ditambah lagi hingga ke badan jalan. Memang, pada Sabtu kemarin, mereka (mengaku pihak yang menang) keluarga Hasibuan, sempat memberitahukan dan meminta kami mengosongkan kios itu, dan menunjukkan surat keputusan MA tanpa memperlihatkan lebih jelas. Ya pada saat itu, kami menolak untuk mengosongkan," kata Sihotang dan mengaku kiosnya tidak buka akibat hal tersebut.
Sihotang juga mengaku bahwa ia tidak ikut campur terhadap permasalahan sengketa tanah tersebut. Sebab, ia pun mendirikan kios di atas DMJ. "Ya, saya pun sadar kalau memang tanah itu mau dibangun gedung atau bangunan, dan lagi pula pihak yang menang atau kalah, saya pun tidak tahu," ungkapnya.
Rumah Makan Khas Batak Laponta juga hampir menjadi korban penimbunan tanah tersebut. Pemilik, Gurning yang dikonfirmasi awak media juga merasa heran atas tindakan semena-mena pihak pemenang tersebut.
"Entah kapan sidangnya, tiba-tiba bangunan Rumah Makan kami disuruh mengosongkan. Tadi memang mau ditimbun tanah di depan rumah makan saya, ya saya menolak," terangnya Gurning.
Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH yang dikonfirmasi melalui Kasat Lantas AKP Jusli SH terkait timbunan tanah di badan jalan tersebut mengatakan bahwa pihaknya akan segera menertibkan dan kepada pemilik untuk tidak menggunakan badan jalan.
"Terimakasih infonya, kita ingatkan kepada pemilik agar tidak menggunakan badan jalan, kita tertibkan pak," terang Jusli.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian dari Unit Polsek Bagan Sinembah dan Pos Lantas Perbatasan tiba di lokasi untuk menertibkan timbunan tanah tersebut. Sementara pihak yang mengaku menguasi tanah tersebut tidak diketahui keberadaannya untuk dikonfirmasi terkait hal tersebut diatas. (ded)
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura
TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)
Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan
PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa
267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan
TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S
2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik
Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di
Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis
BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara