Jumat, 08 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Upaya Peremanismen di Payarumbai Berikut Dugaan Penipuan Poni Pasaribu Ratusan Juta

Upaya Peremanismen di Payarumbai Berikut Dugaan Penipuan Poni Pasaribu Ratusan Juta

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 18 Jan 2023 00:49
Julfi
Dugaan penipuan ratusan juta yang dilakukan Poni Pasaribu dengan modus jual beli kebun PT Tugu Palma Sumatera di Desa Payarumbai

Inhu- Aksi peremanisme penguasaan kebun kelapa sawit milik PT Tugu Palma Sumatera (PT TPS) di Desa Payarumbai Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri hulu (Inhu)-Riau, oleh sekelompok orang yang mengaku masyarakat Payarumbai sudah keterlaluan. Bahkan mereka melakukan intimidasi serta direkam kepada TNI yang sedang melakukan pengamanan 

Pengamanan kebun sawit milik PT Tugu Palma Sumatera oleh TNI untuk menghentikan pengrusakan kebun serta pencurian Tandan Buah Segar (TBS) yang sudah dilaporkan kepada Polres Inhu tidak kunjung membuat para pereman tersebut berhenti melakukan tindakan penguasaan kebun.

Selain itu, kebun sawit PT Tugu Palma Sumatera untuk petani pelasma juga dilakukan jual beli tanpa sepengetahuan pihak perusahaan, dan masyarakat yang melakukan penjualan kebun plasma kembali menguasai kebun tersebut, dan pihak pembeli merasa di tipu.

Salah satu korban bernama Rosdiana warga Seberida mengatakan, dirinya merasa sangat dirugikan dan di tipu oleh buk Poni senilai ratusan juta selama 7 tahun lebih sampai saat ini Poni di hubungi susah.

"Saya akan melaporkan Poni Pasaribu ke Polres Inhu atas dugaan penipuan yang saya alami," kata Rosdiana korban ratusan juta serta memperlihatkan bukti cating dan surat perjanjian penyerahan duit.

Berikut bukti pesanya antara korban dengan dengan pelaku penjualan kebun pelasma dan dugaan penipuan.

"Kirim apa ini buk???
Terkait masalah yg ibuk maksud ..saya langsung nanti yg akan jumpai ibu..biar jelas dana ibu yg keluar untuk saya...
Kita hitung bersama..setelah uang saya keluar..buk..!," pesan Poni Pasaribu kepada korban 

"Ya uanglah  ngga mungkinlah ibu minta nyawamu.  Sebab  uang yg  dijanjikan mu," balas Rosdiana kepada pelaku.

"Iya kan saya bilang....saya akan jumpai ibuk langsung setelah uang saya keluar...dan itu harus jelas hitungannya buk..bukan asal asal dikirim buk ....," Balas Poni Pasaribu kepada Rosdiana.

"Saya minta rincian dari ibuklah berapa jumlahnya," ujar Poni Pasaribu kembali.

"Masa kau tK ingat yg kau terima? Dan kapan?  Saya ngga mau lama2," kata Rosdiana.

Kembali Poni Pasaribu membalas, "Saya mau rincian dari ibuk ..saya ingat .apa yang saya terima buk .saya cuma mau rincian dari ibuk...'

"Makanya biar jelas setelah uang saya keluar saya jumpai ibuk langsung ,biar jelas.."kembali balas Poni Pasaribu.

"Apapun yang saya terima lngsung uang dari ibuk saya siap mempertanggung jawabkannya....tapi yang saya terima ya buk ..bukan yg tidak saya terima..." kata Poni kembali.

Masalah lamanya....saya baru ajukan berkas kebank besok"kata Poni 

Ibu fahamlah proses bank..

Saya ngga mau ber tele -  tele. Kapan uang ya    yg saya tanya jawab."kata Rosdiana

Ibu jawablah berapa yang harus saya selesaikan dgn ibuk"Kata poni

Seharus.nya  aku yg mita rincian bukan kau    masa ngga ingat kau yg kau terima  . Ibu  minta uang bukan rincian."Kesal Rosdiana

Berapa buk??ibuk pun masak tak ingat .berapa uang yang dikeluarkan KHUSUS untuk si poni.....biar si poni jelas mengirimnya..

100 juta bukan"Ungkap Poni

Jelaskan rinciannya buk.."Kata Poni

Klu sms lancar di hub tak mau Anggkat ."Kesal Rosdiana 

Aku bukan butuh rincian klian yg tau uangku itu ."Kata rosdiana

AKU BUTUH UANGKU BUKAN rincian jgn pura2 bodoh .dari awal ada kejelazkan bagai .mana sakitnya aku. Karna lahan itu teryata .begini jadinya."Lanjutnya

sebagai penerima kuasa saya tidak akan menyerah dalam perkara ini kita komitmen dari awal apa yg kita sudah di bicarakan atau yg sudah di sepakati itu harus teralisasi begitu juga yg sudah di bicarakan orang poni ,kepada kita  jgn sedikiitpun melenceng. **
Sumber: Inhu

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.