Minggu, 26 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Warga Desak Kejari Bengkalis Periksa Salah Satu Kades di Bandar Laksamana

Warga Desak Kejari Bengkalis Periksa Salah Satu Kades di Bandar Laksamana

Rabu, 11 Sep 2019 14:35
Sbi
Zulfan Mahendra M,Si.
Bengkalis - Saat ini beredar kabar di kalangan wartawan dan juga aktivis anti korupsi Kabupaten Bengkalis bahwa salah satu kepala desa di Kecamatan Bandar Laksamana memperlakukan desanya seperti memimpin perusahaan pribadi.

Sehingga penyelewengan Anggaran Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD) dan tak ketinggalan juga dana Unit Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED - SP) diduga terjadi setiap tahunnya di desa tersebut.

Bahkan sejumlah elemen masyarakat dan LSM diinformasikan sudah melapor ke pihak penegak hukum. Dan saat ini masyarakat meminta dan menunggu tindak lanjut dari aparat penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis selaku Pengacara Negara.

Belum dipastikan desa mana yang akan menjadi sasaran pemeriksaan pihak pengacara negara tersebut. Namun dari kabar itu mengindikasikan dari laporan masyarakat, bahwa Kepala Desa dimaksud diduga banyak menyelewengkan uang negara sejak menjabat hingga saat ini.

"Kabarnya kepala desa itu memimpin pemerintahan desanya, bak memimpin perusahaan milik pribadi, semau dia saja. Semua hal yang berkaitan dengan penyaluran dana tidak transparan, sekehendak hati dia saja bersekongkol bersama sekdesnya. Oleh karena itu kita mendesak kepada penegak hukum, kususnya Kejari Bengkalis agar segera melakukan penyelidikan, serta merespon laporan masyarakat terkait tindak tanduk Kepala Desa yang dimaksud," pinta salah seorang tokoh masyarakat Kabupaten Bengkalis yang juga salah seorang aktivis anti korupsi Zulfan Mahendra, M.Si, Rabu (11/9/2019).

Sementara, pihak Pidsus Kejari Bengkalis belum mengeluarkan rilis resmi tentang nama Kepala Desa maupun nama desa yang sedang menjadi buah bibir pihak wartawan maupun aktivis anti korupsi itu. Meskipun sejumlah pihak mendesak agar kepala desa itu segera diproses dan diadili secara hukum.

"Oknum kepala desa di Kecamatan Bandar Laksamana itu harus segera diproses secara hukum, demi memberikan efek jera kepada yang lainnya agar tidak bersikap yang sama seperti raja - raja kecil di desanya masing - masing." pungkas Zulfan.
(SBI)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Kamis, 05 Des 2019 01:04

    Modal Tarigan Diduga Sebar "Hoax" Soal Perceraian EP Dengan Suaminya

    MEDAN | Lagi Lagi , Modal (MT) menjadi Sorotan Sejumlah Media , Kemarean soal tudingan dugaan perselingkuhan nya dengan seorang wanita inisial EP . Namun kali ini , MT kembali di Flow Up ke

  • Rabu, 04 Des 2019 20:28

    Ustaz Abdul Somad Gugat Cerai Istrinya

    PEKANBARU-Ustaz Abdul Somad Batubara (UAS) menggugat cerai istrinya. Istri UAS, Mellya Juniarti, membenarkan gugatan cerai dari suaminya. Dilansir dari detik.com, Informasi ini dibenarkan istri UAS, M

  • Rabu, 04 Des 2019 18:58

    ITA Riau Akan Buka Wisata Alam Di Kampar

    PEKANBARU - Ikatan Trail Adventure (ITA) Riau, akan membuka Wisata Alam Riau Dua (WAR2) dengan seluruh Koordinator Wilayah (Korwil) se-Provinsi Riau. Acara akan digelar, Minggu (8/12) mendatang t

  • Rabu, 04 Des 2019 18:52

    Polsek Rokan IV Koto Lakukan Pencari Balita Yang Hanyut

    ROKAN HULU - Polisi Sektor (Polsek) Rokan IV Koto Resort Rokan Hulu turun langsung membantu mencari seorang anak laki-laki yang Hanyut saat mandi sambil mencari ikan dengan menggunakan Tangkuo (Alat p

  • Rabu, 04 Des 2019 17:40

    Wartawan Pelalawan Berduka, Supendi Wafat

    PELALAWAN-Kepergian Wartawan Haluan Riau, Supendi  memberikan duka yang mendalam bagi insan Pers kususnya  di Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau.Supendi  berpulang di usianya yang ke 39

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.