Senin, 29 Jun 2026

Politik

"Rakyat Dambakan Demokrasi Sejuk"

Kamis, 06 Okt 2016 11:47
Dok. Okezone
Anies Baswedan dan Sandiaga Uno

JAKARTA - Relawan Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang tergabung dalam Anies-Sandi Digital Volunteer (Insider) menyatakan, rakyat mendambakan demokrasi yang sejuk dalam gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017.

"Rakyat sangat mendambakan demokrasi yang sejuk, mari kita gelorakan demokrasi yang dewasa, sehat dan sejuk. Kemunculan pilgub ini harus kita maknai sebagai demokrasi yang berkelas dengan saling menguatkan, bukan untuk saling menghujat," kata Koordinator Insider, Anthony Leong dalam di Jakarta, Kamis (6/10/2016).

Dia memaparkan, pihaknya mengajak masyarakat dan tim pendukung pasangan lainnya untuk lebih ke arah pada esensi pilkada yaitu mengedepankan figur pasangan calon, dan adu gagasan atau karya.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga ingin agar setiap pasangan dan pendukung dalam Pilkada DKI Jakarta jangan sengaja seakan-akan korban dari berbagai isu terkait suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

"Karena substansi pilgub ini adalah melahirkan pemimpin baru Jakarta yang lebih baik dan lebih sejahtera," paparnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa gelombang kritik yang sampai ke Anies-Sandi akan selalu dihadapinya dengan klarifikasi yang santun, senyuman yang disertai pemberian jawaban dengan penjelasan yang relevan.

Sebelumnya, Wakil Ketua MPR RI Mahyudin menginginkan berbagai pihak terkait dengan Pilkada DKI Jakarta agar menghentikan segala praktik kampanye hitam dan bernada SARA.

"Saya berharap para kandidat dan tim kampanye menghentikan kampanye hitam dan SARA karena tidak mendidik," katanya.

Mahyudin menyatakan dukungannya terhadap media sosial dalam Pilkada DKI Jakarta. Selain itu, dia meminta kandidat dan tim kampanye bisa memberikan pendidikan politik kepada masyarakat DKI.

"Pendidikan politik itu adalah memberikan politik santun. Yaitu politik yang menjual argumentasi-argumentasi tentang pembangunan untuk rakyat Jakarta," katanya.

Ia menegaskan bahwa dengan politik santun itu, tim kampanye kandidat dalam Pilkada DKI Jakarta tidak lagi menggunakan kampanye hitam di media sosial. (Okezone.com)

Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 26 Nov 2025 09:37

    Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok

    Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh

  • Selasa, 04 Nov 2025 05:26

    AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader

    Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol

  • Senin, 27 Okt 2025 10:17

    H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau

    Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).

  • Kamis, 04 Sep 2025 13:45

    Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem

    Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon

  • Kamis, 04 Sep 2025 11:40

    Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji

    Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.