Sabtu, 04 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Andi Arief Bakal Geruduk Kubu Jokowi, Polisi: Jangan Main Hakim Sendiri

Politik

Andi Arief Bakal Geruduk Kubu Jokowi, Polisi: Jangan Main Hakim Sendiri

Senin, 07 Jan 2019 09:19
Detik.com
Jakarta - Lagi-lagi cuitan Andi Arief bikin heboh. Kali ini Wasekjen Demokrat itu 'berkicau' bakal melaporkan hingga menggeruduk 'baik-baik' pentolan kubu Jokowi.

Polisi mengimbau kepada Andi tak main hakim sendiri. Ada baiknya Andi Arief melapor ke polisi jika ada masalah terkait pelanggaran hukum.

"Apabila ada permasalahan hukum silakan untuk melaporkan kepada Polri sebaga institusi negara yang berkompeten melakukan penegakkan," kata Karopenmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Senin (7/1/2019).

"Tidak dibenarkan main hakim sendiri karena negara kita adalah negara hukum. Setiap warga negara harus tunduk dan mentaati hukum yang berlaku. Mari bersama-sama tetap menjaga kondusifitas Kamtibmas di perhelatan kontestasi pemilu 2019," jelasnya.

Lewat Twitter, Andi Arief mengaku bakal melaporkan Arya Sinulingga, Hasto Kristiyanto, Ali Mochtar Ngabalin, Guntur Romli, PSI, dan Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf ke Bareskrim Polri. Dia menyebut mereka sebagai 'pemfitnah'.

"Saya akan geruduk juga dengan baik-baik rumah mereka untuk saya jemput memudahkan tugas polisi. Saya sudah buat tim," tulis Andi Arief lewat Twitter, Minggu (6/1).

Aksi geruduk ini, menurut Andi Arief, sebagai balasan karena rumahnya digeruduk polisi. Dia meminta izin polisi dan mengaku akan menggeruduk dengan baik-baik.

"Kalau saya bisa digerudug, perlakuan sama harus diterima para pemfitnah saya. Itu namanya keadilan. Saya sudah mencatat alamat seluruh rumah pemfitnah saya. Saya mohon izin pak polisi, saya akan geruduk baik-baik dan menyerahkan ke polisi," ungkapnya.

Kabar rumah Andi Arief digeruduk ini sebelumnya disampaikannya sendiri, juga lewat Twitter. Polda Lampung membantah dan menegaskan rumah itu bukan milik Andi Arief lagi.

Apa kata kubu Jokowi? Mereka mengaku tidak takut.

"Kita nggak takut. Dia mau ngapain aja silakan, saya tidak perlu ada persiapan," kata Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin Arya Sinulingga.

(detik.com)




Politik
Berita Terkait
  • Jumat, 03 Jul 2026 16:35

    Ekspor Minyak Arab Saudi Meroket Setelah Selat Hormuz Dibuka

    Sejak Amerika Serikat (AS) dan Iran menyetujui perjanjian untuk membuka kembali jalur laut Selat Hormuz bulan lalu, Arab Saudi telah meningkatkan pengiriman minyaknya. Menurut laporan dari CNBC pada J

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:08

    BC Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 652 iPhone Bekas Ilegal dari Malaysia

    BENGKALIS â€" Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkalis berhasil menggagalkan upaya masuknya 652 unit handphone bekas merek iPhone ilegal melalui Pelabuhan Pe

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:06

    Polisi Ungkap Kasus Narkotika 500 Gram di Pangkalan Kuras Pelalawan

    PELALAWAN â€" Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Dusun II Seimedang, Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Rab

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:04

    65 Personel Polres Rokan Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan

    TANAHPUTIH-Sebanyak 65 personel Polres Rokan Hilir menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polres Rokan Hilir Periode 1 Juli 2026. Upacara berl

  • Jumat, 03 Jul 2026 15:34

    Taspen dan Kemenag RI Integrasikan Data Pernikahan untuk Permudah Layanan ASN

    PT TASPEN (Persero) menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor